Berita Jateng

Fatayat NU Jateng Di Semarang, Merasa Wajib Berkontribusi Turunkan Angka Stunting

Karena ingin berkontribusi menurunkan angka stunting di Jawa Tengah, Fatayat Nahdlatul 'Ulama (NU) Jateng

Fiq/Muhammad Fajar Syafiq Aufa
Fatayat NU Jateng, mengelar acara seminar and live cokking demo di Hotel Metro Park View, Kota Semarang, Sabtu (3/12/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Karena ingin berkontribusi menurunkan angka stunting di Jawa Tengah, Fatayat Nahdlatul 'Ulama (NU) Jateng, mengelar acara seminar and live cooking demo di Hotel Metro Park View, Kota Semarang, Sabtu (3/12/2022).

Menurut Ketua PW Fatayat NU Jateng Tazkiyyatul Muthmainah, Acara ini dihadari oleh 100 orang dan diikuti 150 orang secara online.

"Yang datang secara ofline ada 100. Kemudian kita juga buka yang online, tadi di awal acara itu sekitar 150-an yang telah bergabung dan kemudian ada yang ikut nobar, jadi berkumpul di satu titik itu, ada yang sampai 30-an," terangnya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (3/12/2022).

Acara ini bertemakan Cegah Stunting Melalui MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) Halal Dan Bergizi.

Diselengarakan untuk memberikan edukasi terkait cara pencegahan stunting kepada seluruh anggota Fatayat Jateng.

Dengan maksud agar dapat di sosialisasikan kembali kepada masyarakat untuk membantu menurunkan angka stunting di Jawa Tengah.

"Diadakan (acara ini) karena kita merasa wajib berkontribusi untuk ikut menurunkan angka stunting," ujarnya

"Kita mengedukasi kepada masyarakat apa itu stunting, kan banyak yang tidak tahu apa itu apa stunting, bahkan tadi ada stigma orang yang kecil itu di anggap stanting," lanjutnya

Dalam rangka menurunkan angka stunting Fatayat NU Jateng berfokus terhadap penyiapan makanan bergizi.

Kata Iin, Stunting sebenarnya dapat dicegah sejak seorang perempuan sedang merencanakan pernikahan, merencanakan kehamilan bahkan sejak hamil yakni dengan memberikan asupan makanan yang bergizi.

"Salah satu pencegahan stanting itu makanan, kemudian pola pengasuhan, ketika seorang ibu tidak mengetahui tentang pentingnya asupan makanan yang bergizi, tentu ini sangat riskan kemudian anaknya terkenan stunting," ungkapnya.

Dirinya percaya kepada anggota Fatayat NU Jawa Tengah bisa mensosiasaikan pencegahan stunting.

Menurutnya, Fatayat NU Jateng memiliki struktur kepengurusan yang luas mulai dari tingkat pusat sampai kelurahan.

"Di Jawa Tengah itu ada 37 cabang, di 35 kabupaten, dan kita punya 520 pimpinan anak cabang di tingkat kecamatan dan 6000 lebih untuk tingkatan kelurahan," imbuhnya.

"Kita dengan struktur organisasi itu, ketika kemudian dari atas kita instruksi, insyaallah akan sampai ke bawah dan tidak hanya itu kita menyiapkan secara serius," tutupnya.

Baca juga: Dinkominfo Sukoharjo Hadiri Seminar dan Pameran Gerakan Menuju Smart City

Baca juga: Kunci Jawaban Kelas 3 SD Tema 2 Subtema 4 Pembelajaran Halaman 201 203 205 206 Bermain Peran

Baca juga: Koalisi Rakyat Semarang Kawal RKUHP Suarakan Tuntutan di Tugu Muda

Baca juga: Wakapolresta Cilacap Resmi Tutup Pelatihan Kerja Siswa SPN Polda Jateng di Polresta Cilacap

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved