Liga Futsal 2022
AFK Semarang Gelar Liga Futsal, Diikuti 14 Tim Putra dan 5 Tim Putri
Asosiasi Futsal Kota (AFK) Semarang menggelar Liga Futsal 2022 di GOR Manunggal Jati.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Asosiasi Futsal Kota (AFK) Semarang menggelar Liga Futsal 2022. Pembukaan dilaksanakan di GOR Manunggal Jati Semarang, Minggu (4/12/2022).
Liga Futsal 2022 yang digelar oleh AFK Semarang ini diikuti sebanyak 19 tim futsal dari Kota Semarang. 19 tim futsal ini terbagi dalam 8 tim divisi satu putra, enam divisi 2 putra, dan 5 tim futsal putri.

Ketua AFK Kota Semarang Suyatno mengatakan, liga futsal ini diharapkan menjadi wadah pembinaan untuk mencari bibit-bibit atlet futsal yang nantinya menjadi andalan di kancah nasional ataupun internasional.
Diharapkan, kompetisi dari tingkat daerah/kota menghasilkan atlet-atlet potensial yang mewakili Jawa Tengah di ajang nasional seperti PON, atau menjadi bagian dari Indonesia di event resmi seperti Sea Games, Asian Games, atau bersama tim nasional futsal di turnamen internasional.
"Harapan saya sebagai ketua AFK Semarang, Liga futsal ini bisa berjalan lancar dan sukses, semoga menjadi wadah pembinaan yang menghasilkan atlet-atlet potensial yang nanti kedepannya bisa ke Porprov ke PON, ke Timnas. Tujuannya adalah pembinaan yang berprestasi," kata Suyatno usai pembukaan Liga Futsal 2022 Kota Semarang, Minggu sore.

Untuk syarat peserta, Suyatno mengatakan batas usia maksimal yakni kelahiran 2003 serta bisa menambah empat pemain kelahiran 2002 setiap klub.
"Liga tahun ini kita pakai usia 2003 ke atas tapi kita tetap pakai senior 2002 empat pemain. Utamanya disini adalah pembinaan. Yang main di usia 2003 ke atas," katanya.
Hadir dalam kesempatan ini, Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara.
Arnaz mengapresiasi AFK Semarang yang berupaya menggelar kompetisi untuk pembinaan usia dini.
"Sebenarnya untuk mencetak atlet yang baik dan bagaimana konsistensi para atlet itu ukurannya ada dua, pertama meningkatkan kejuaraan, kemudian kalau dari KONI melakukan tes berkala bagi atlet PSE (Program Semarang Emas)," ungkap Arnaz.
"Kalau saya melihat banyaknya kejuaraan ini keuntungannya adalah kita bisa semakin melihat bibit-bibit prestasi atlet yang masih muda. Karena para atlet yang sudah masuk ke arah prestasi semakin mendapatkan skill karena banyaknya kejuaraan yang terselenggara," jelasnya.

Selain itu, Arnaz juga terkesan dengan kompetisi Liga Futsal ini karena menyertakan kompetisi futsal putri.
"Seperti kita tahu bahwa futsalnya Indonesia ini mulai diperhitungkan di level internasional khususnya yang pria. Semoga saja adanya kelas wanita ini bisa mengikuti jejak pria. Semakin banyak prestasi semakin banyak yang berminat," ungkapnya.
Turut hadir dalam pembukaan, direktur PSIS Semarang, Setyo Agung Nugroho, Ketua Pertina Jateng Kairul Anwar, dan juga mantan ketua Asprov PSSI Jateng, Johar Lin Eng. (*)