Breaking News:

Berita Tegal

Hasib Ingatkan Pedagang di Area Wisata Kab.Tegal Cantumkan Daftar Harga, "Tindak Tegas yang Curang" 

Hasib imbau seluruh pedagang di area wisata untuk mencantumkan daftar harga.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Suasana di area Pujasera yang ada di Objek Wisata Waduk Cacaban, Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kepala UPTD Pengelolaan Objek Wisata Kabupaten Tegal, Ahmad Abdul Hasib, mengimbau kepada seluruh pedagang di area wisata khususnya yang dikelola Pemkab Tegal untuk mencantumkan daftar harga atau menu secara jelas dan rinci.

Hal tersebut, bertujuan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan seperti munculnya protes atau keluhan dari pengunjung karena harga yang tidak wajar atau melebihi dari yang biasanya. 

Sehingga, Hasib juga mengimbau kepada para pengunjung jangan mau membeli makanan, barang, produk yang di kios nya tidak ada atau tidak mencantumkan daftar harga. 

"Sekali lagi saya imbau kepada para pengunjung, jika masuk ke kios atau toko dan tidak ada daftar harga jangan mau membeli. Karena kami sudah menyiapkan fasilitas daftar harga, menu, tapi terkadang ada pedagang yang masih mengabaikan. Sehingga saya juga minta kerjasamanya, dan pedagang yang masih ngeyel akan kami tegur," ungkap Hasib, pada Tribunjateng.com, Selasa (6/12/2022). 

Hasib menyebut, adanya harga yang tercantum jelas di kios atau toko-toko di area wisata, tujuan utamanya untuk menghindari komplain atau keluhan dari pengunjung mengenai harga yang selangit atau tidak wajar.

Padahal dari Disporapar Kabupaten Tegal sudah sering, bolak-balik dan mewanti-wanti semuanya untuk menaati daftar harga yang sudah ditentukan. 

Jangan sampai ada oknum yang aji mumpung atau memanfaatkan momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk menaikkan harga seenaknya. 

"Semuanya harus tertib. Tapi jika faktanya di lapangan masih ada pedagang yang nakal, maka kami sudah menyiapkan call center yang di tempel di beberapa titik. Sehingga pengunjung bisa langsung lapor, jangan ditunda, karena kalau sudah satu dua hari kami susah malacak oknumnya," pesan Hasib. 

Hasib menerangkan, sesuai arahan dari Kepala Disporapar Kabupaten Tegal semuanya harus tertib dan pengunjung tidak boleh dirugikan. 

Karena masalah daftar harga ini sangat krusial, maka jika ada laporan mengenai pedagang yang curang harus diklarifikasi terlebih dahulu. 

Nantinya ada klarifikasi  pengunjung yang dirugikan, dan oknum yang curang, maka dicari dulu apakah memang valid atau tidak.

Jika memang valid dan terbukti curang dan merugikan pengunjung, maka pihak Disporapar akan memberi sanksi tegas terlebih jika pedagang ternyata menyewa kios milik pemda. 

"Jika terbukti ada pedagang menjual harga diluar kewajaran atau harga yang ditetapkan dalam daftar harga, dan lokasi pedagangnya menyewa kios milik Pemkab Tegal, maka kami tegas selama satu minggu yang bersangkutan tidak boleh jualan dulu. Kalau sampai terulang lagi sampai tiga kali mereka kedapatan merugikan pengunjung, otomatis izin penggunaan kios bisa saja dicabut karena tidak tertib," tegas Hasib. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved