Berita Sukoharjo

Bupati Sukoharjo Apresiasi Pembayaran PBB Tahun 2022 Lebih dari Rp 40 Miliar

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengucapkan selamat kepada 102 Kepala Desa/ Lurah dan 12 Camat di Kabupaten Sukoharjo yang baru menerima penghargaan PBB

Penulis: khoirul muzaki | Editor: m nur huda
Istimewa
Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyerahkan penghargaan kepada Camat, Kades/lurah karena capaian realisasi pemungutan PBB di wisma Boga. 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengucapkan selamat kepada 102 Kepala Desa/ Lurah dan 12 Camat di Kabupaten Sukoharjo yang baru menerima penghargaan PBB-P2 Tahun 2022. 

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan salah satu jenis pajak daerah yang dikenakan atas tanah dan bangunan. 

Sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah PBB Sektor P2 dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota.

Ia mengaku cukup bergembira, di tengah upaya pembangkitan ekonomi pasca pandemi, masih banyak jumlah penerima penghargaan PBB-P2 yang lunas.

"Harapan saya penghargaan yang diterima tahun ini, bisa terus dipertahankan, dan untuk tahun-tahun mendatang bisa ditingkatkan, " katanya, Sabtu (10/12/2022) 

Tahun ini, di Kabupaten Sukoharjo terdapat 90 desa dan 12 kelurahan kategori lunas PBB-P2, bahkan 4 kecamatan yakni Kecamatan Bulu, Tawangsari, Weru dan Polokarto seluruh desanya telah lunas membayar PBB-P2 ini.

Bupati pun mengucapkan selamat dan terima kasih kepada 424 dari 669 petugas pungut pajak di wilayah Kabupaten Sukoharjo yang telah berkinerja baik  dalam membantu penagihan PBB-P2, sehingga lunas pagu ketetapan pokok di wilayahnya. 

"Ini mengindikasikan berbagai langkah pembenahan serta inovasi telah dilakukan dalam pengelolaan PBB-P2 di daerah, yang ditandai dengan meningkatnya kesadaran dalam membayar PBB-P2, " katanya

Ia menyampaikan, capaian realisasi pembayaran PBB-P2 tahun ini sampai dengan jatuh tempo 30 September mencapai lebih dari Rp 40 miliar.

Sebagai evaluasi terhadap pelaksanaan  PBB-P2 tahun 2022, Bupati Etik menekankan beberapa hal kepada jajarannya. 

Ia meminta jajarannya menyosialisasikan kepada semua lapisan masyarakat untuk taat membayar pajak PBB-P2 tanpa menunggu sampai jatuh tempo pembayaran. 

Ia juga meminta jajarannya terus menciptakan inovasi dan terobosan baru dalam optimalisasi pendapatan seluruh pajak daerah terkhusus PBB-P2.

Di sisi lain, ia mengimbau Badan Keuangan Daerah Kabupaten Sukoharjo untuk selalu meng- update serta mengevaluasi Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) tanah dan bangunan. 

Dengan begitu harganya bisa menyesuaikan keadaan, sehingga bisa menjadi parameter yang valid dan mendekati harga pasar. 

Mengingat ini sangat berpengaruh besar terhadap nilai ekonomis serta peningkatan pendapatan pajak daerah baik PBB-P2 maupun BPHTB di Kabupaten Sukoharjo.

Dalam pelaksanaan PBB-P2 di Kabupaten Sukoharjo, ia juga menyinggung masih adanya sisa piutang yang besar.

Karena itu ia mengingatkan  Badan Keuangan Daerah untuk lebih aktif melakukan kegiatan penagihan pajak PBB-P2 dengan melibatkan seluruh penanggung jawab penagihan PBB-P2 di tingkat kecamatan, desa/kelurahan, serta seluruh petugas pungut yang ada di wilayah.

"Dengan asas kebersamaan, gotong royong dan bahu membahu dalam penagihan piutang tersebut mampu menyelesaikan piutang PBB-P2 yang ada di Kabupaten Sukoharjo, " katanya.(*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved