Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Mulut dan Mata Wali Kota Blitar Dilakban di Rumah Dinas, Satpol PP Disekap di Pos Jaga

Wali Kota Blitar dirampok di rumah dinas pada Senin (12/12/2022). Saat ditemukan, yang bersangkutan dalam kondisi mulut dan mata dilakban dengan tanga

Editor: m nur huda
Tribun Jatim/Samsul Hadi
Petugas Polres Blitar Kota berjaga di pintu masuk Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Jl Sudanco Supriyadi, Kota Blitar, Senin (12/12/2022). Perampokan di rumah dinas Walikota Blitar sempat diwarnai insiden penyekapan terhadap tiga penjaga beserta Santoso dan istri. Rp 400 juta raib. 

TRIBUNJATENG.COM, BLITAR - Wali Kota Blitar dirampok di rumah dinas pada Senin (12/12/2022). Saat ditemukan, yang bersangkutan dalam kondisi mulut dan mata dilakban dengan tangan diikat.

Sedangkan tiga anggota Satpol PP yang berjaga di Rumah Dinas Wali Kota Blitar disekap secara terpisah oleh perampok, Senin (12/12/2022).

Dua anggota Satpol PP disekap di dalam pos jaga dan satu anggota lagi disekap di luar pos jaga.

"Ada tiga anggota Satpol PP yang disekap, kondisinya kaki dan tangan diikat," kata Trimo (64), warga yang ikut jamaah salat subuh di Masjid Syuhada Haji atau di sebelah barat Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Senin (12/12/2022).

Baca juga: Wali Kota Blitar Dirampok di Rumah Dinas, Istri dan 3 Anggota Satpol PP Disekap

Trimo sempat ikut masuk ke halaman Rumah Dinas Wali Kota Blitar setelah terjadi perampokan.

Saat itu, Trimo baru saja ikut jamaah salat subuh di Masjid Syuhada Haji yang berada di barat Rumah Dinas Wali Kota Blitar.

Trimo mengaku saat masih salat sudah sempat mendengar orang berteriak minta tolong dari arah Rumah Dinas Wali Kota Blitar.

"Teriakannya keras, orang yang ikut jamaah salat subuh lainnya juga dengar. Awalnya, saya kira kucing bertengkar atau orang gila ngamuk," ujarnya.


Karena teriakan orang minta tolong tidak juga berhenti, akhirnya warga mencoba mengecek ke rumah dinas selesai salat subuh.

Tapi, warga tidak berani masuk, hanya melihat-lihat dari luar pagar rumah dinas.

 
"Kebetulan, ada satu anggota polisi yang ikut jamaah salat subuh. Dia masuk ke halaman rumah dinas, saya dan beberapa warga juga ikut masuk," katanya.

Saat masuk ke halaman rumah dinas, Trimo melihat ada dua anggota Satpol PP yang disekap di dalam Pos Jaga.

Kondisi dua anggota Satpol PP yang disekap di Pos Jaga tangan dan kakinya diikat. Mulut dan mata kedua anggota Satpol PP di Pos Jaga juga dilakban.

"Dua anggota yang di Pos Jaga, posisinya satu tengkurap di bangku panjang dan satu lagi tengkurap di lantai. Tangannya ada yang diborgol ada yang diikat. Kakinya diikat semua dan mulut serta mata dilakban," katanya.

Sedang satu anggota Satpol PP lagi posisinya disekap di luar Pos Jaga.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved