Berita Cilacap
Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Cilacap Fasilitasi Pengawasan Penyelenggaraan Tahapan Pemilu
Bawaslu Cilacap menggelar rapat sosialisasi bertemakan Fasilitasi Pengawasan Penyelenggaraan Tahapan Pemilu.
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Bawaslu Cilacap menggelar rapat sosialisasi bertemakan Fasilitasi Pengawasan Penyelenggaraan Tahapan Pemilu di Kabupaten Cilacap di Hotel Sindoro, Senin (12/12/2022).
Rapat sosialisasi digelar untuk para Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan, ASN dan Pers menjelang Pemilu serentak tahun 2024.
Adapun pesertanya terdiri dari 24 orang yakni para ketua Panwascam, ASN dari Satpol PP dan Diskominfo Kabupaten Cilacap serta beberapa awak media.
Hadir dalam acara itu Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Cilacap Taryo, Ketua KPU Kabupaten Cilacap Handi Tri Ujiono dan Sekretaris Bakesbangpol Cilacap Martono, ketiganya berlaku sebagai narasumber.
Kepala Bakesbangpol Cilacap, Taryo menyampaikan beberapa hal terkait Peran Pemerintah dalam Penyelenggaraan Pemilu.
Ia juga berpesan kepada Panwaslu untuk mengantisipasi kerawanan pada Pemilu serentak tahun 2024 nanti.
Kerawanan itu terdiri dari faktor resiko kesalahan penyelenggara seperti kekeliruan distribusi logistik dan banyak Ormas yang terlibat mendukung calon yang berasal dari Ormas.
Kemudian ada juga penyebaran provokasi atau kampanye hitam melalui media sosial, money politic dan penggunaan SARA dalam kampanye.
"Ini harus diawasi dan harus menindak ketika ada pelanggaran,” kata Taryo sebagaimana dalam rilis. Selasa (13/12).
Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Cilacap Chandra Hartanto mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan itu agar nantinya Panwaslu dapat menentukan langkah-langkah strategis dalam rangka Pengawasan Penyelenggaraan Tahapan Pemilu.
Diharapkan juga dapat meningkatkan pemahaman bagi jajaran aparatur pengawas pemilu dan stakeholder tentang pengawasan penyelenggaraan tahapan Pemilu.
"Selanjutnya adalah agar dapat mendeteksi lebih awal dan melakukan pencegahan jika ditemukan pelanggaran dalam pemilu,” kata Chandra.
Sementara itu, Warsid dari Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Cilacap menyebutkan bahwa perjalanan Tahapan Pemilu tahun 2024 sudah berjalan sejak Juni 2022.
Tahapan Pemilu tahun 2024 dimulai dari pendaftaran, verifikasi dan penetapan partai politik calon peserta pemilu.
Jika dihitung hingga saat ini perjalanan tahapan Pemilu 2024 sudah berjalan selama satu semester atau enam bulan.
Dikatakan Warsid bahwa pada tanggal 14 Desember 2022 besok, masyarakat sudah dapat mengetahui siapa saja Parpol yang menjadi peserta pemilu tahun 2024.
Kemudian ditanggal 25 November 2023 nanti, masyarakat akan mengetahui siapa saja calon Presiden, DPR, DPRD dan DPD.
Dalam kurun waktu itu, Panwaslu Kecamatan diharapkan mampu mengawasi semua proses tahapan Pemilu.
Baik saat pemutakhiran data pemilih hingga nanti saat mulai ramai kampanye dan pencoblosan.
“Kita selaku badan pengawas harus mengawal hak-hak pemilih. Jangan sampai ada yang memenuhi syarat tapi tidak terdaftar atau sebaliknya,” kata Warsid. (pnk)