Berita Internasional
Longsor di Bumi Perkemahan Malaysia: 2 Orang Tewas, 51 Belum Ditemukan
Tanah longsor terjadi di bumi perkemahan di Malaysia pada Jumat (16/12/2022). Dua orang dilaporkan tewas.
TRIBUNJATENG.COM, KUALA LUMPUR - Tanah longsor terjadi di bumi perkemahan di Malaysia pada Jumat (16/12/2022).
Dua orang ditemukan tewas.
Jumlah korban tewas tersebut dilaporkan masih mungkin bertambah karena tim penyelamat sedang menyisir daerah itu untuk mencari 51 orang yang hilang.
Baca juga: Longsor Terjang Rumah Warga Purworejo: Ngatiman Tak Sempat Selamatkan Diri, Tewas Tertimbun di Dapur
Departemen Pemadam Kebakaran Malaysia menyebut, tiga orang ditemukan terluka dalam tanah longsor yang terjadi di dekat kota Batang Kali, tepat di luar ibu kota Kuala Lumpur dan di dekat sebuah resor kasino gunung tersebut.
Sama seperti di Indonesia, tanah longsor sering sendiri terjadi di Malaysia setelah hujan lebat, yang biasa terjadi pada akhir tahun.
Para ilmuwan mengatakan peristiwa cuaca ekstrem menjadi lebih sering dan intens karena perubahan iklim.
Pemerintah “Negeri Jiran” telah memberlakukan aturan ketat terkait pembangunan lereng bukit, namun tanah longsor terus terjadi setelah serangan cuaca buruk.
Pada Maret, empat orang tewas setelah tanah longsor besar yang dipicu oleh hujan lebat mengubur rumah mereka di pinggiran Kuala Lumpur.
Pada 1993, tanah longsor besar yang disebabkan oleh hujan lebat menyebabkan bangunan tempat tinggal 12 lantai di luar ibu kota runtuh, menewaskan 48 orang. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tanah Longsor Malaysia, 2 Orang Ditemukan Tewas, 51 Orang Masih Hilang"
Baca juga: Tanah Longsor, Satu Keluarga Terpaksa Tidur di Pos Kampling, 4 Rumah Terancam Roboh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-longsor_20161230_014843.jpg)