Berita Semarang
Potret Rumah Mewah Terbengkalai di Semarang, Ditinggal Pergi Pemiliknya Ternyata Warga Australia
Pemilik rumah mewah yang kini telah dipenuhi tanaman liar serta pohon beringin yang menjulang tinggi, dulunya di miliki orang asing.
Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Nur M Riyadi salah satu Satpam Komplek, Kelurahan Tawangmas, mengungkapkan bila pemilik rumah yang telah diratakan, samping rumah mewah tanpa penghuni, yang kini telah tertutup tanaman liar di Blok C4, RT 4/RW 8, merupakan warga Australia.
Dirinya juga mengaku bila pemilik rumah mewah yang kini telah dipenuhi tanaman liar serta pohon beringin yang menjulang tinggi, dulunya di miliki orang asing.
"Orang luar, tapi orang mana tidak tahu, sebelahe yang sudah dibongkar itu orang Australia," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Senin (26/12/2022).
Baca juga: Ditinggal Selama 15 Tahun, Rumah Mewah Milik Warga Asing di Semarang Kini Terselimuti Tanaman Liar
Kedua rumah tersebut dibangun, bersampingan tidak dalam satu gerbang.
"Tidak satu gerbang, dewe-dewe (sendiri sediri)," ujarnya.
Dirinya memperkirakan kedua bangunan tersebut dibangun sekitar tahun 1995.
Nur menyebut bangunan tersebut dulunya kembar.
"Kalau bangunannya kembar semua, yang diratakan itu hampir sama," ungkapnya.
Lebih dalam, nur menyampaikan bila pemilik rumah yang telah diratakan tersebut merupakan warga Australia yang menikah dengan wanita Indonesia asal Jepara.
Baca juga: Potret Rumah Mewah Ismail Bolong, di Halaman Terparkir Lexus dan Fortuner
"Yang rata sama yang itu (masih berdiri), (pemiliknya) orang luar semua, yang menikah sama orang jepara yang di ratain itu," imbuhnya.
Ia mengaku tidak tahu kapan, para pemilik rumah itu tidak menghuni rumah tersebut.
"Ditingal saya tidak tahu, setelah saya keluar (jadi satpam di kantor Semarang Indah) perkembangan itu, saya tidak tahu, saya keluar tahun 2007," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Rumah-mewah-terbengkalai-di-Semarang.jpg)