Berita Kucing
Hore Berhasil! 7 Cara Ini Mencegah Kucing Liar Buang Air Besar Sembarangan di Halaman Rumah
Berikut cara mencegah kucing liar buang air besar sembarangan terutama di halaman rumah.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Berikut cara mencegah kucing liar buang air besar sembarangan terutama di halaman rumah.
Ternyata hal sepele ini menjadi pemicu kucing liar buang air besar sembarangan.
Akan tetapi, untuk menghentikan kucing buang air di halaman rumah, Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA) menyarankan untuk menghindari penggunaan pencegah buatan sendiri yang berpotensi membahayakan kucing.
Bagaimana cara mencegah kucing buang air besar di halaman rumah? Dilansir House Beautiful, berikut beberapa di antaranya.
Baca juga: Mau Pelihara Kucing? Ternyata Usianya Pendek, Perhatikan Hal Ini Jika Ingin Punya Kucing Hidup Lama
1. Jangan menawarkan makanan
Jangan tinggalkan makanan untuk kucing liar, kucing peliharaan Anda, atau bahkan kucing tetangga, karena kemungkinan besar mereka akan kembali.
Pastikan Anda membersihkan dengan benar setelah makan di halaman rumah atau pesta kebun, ambil sisa-sisa yang mungkin jatuh di tanah.
Kucing akan menikmati kesempatan untuk memakan sisa makanan Anda, tetapi juga dapat melukai dirinya sendiri saat berjalan di atas tulang yang patah dari daging yang dimasak.
2. Siram rumput atau hamparan tanaman
Kucing tidak menyukai tanah basah, jadi menjaga hamparan rumput atau tanaman disiram dengan baik akan menghentikannya membuang kotoran di halaman dan menghancurkan tanaman.
Menurut Royal Horticultural Society (RHS), kucing lebih menyukai tanah yang gembur, kering, mulsa, dan kompos.
3. Pasang penyemprot air otomatis
Didesain untuk penggunaan di luar ruangan, penyemprot air otomatis adalah cara yang tidak kasar untuk mencegah kucing dan hewan lain berkeliaran di halaman rumah.
Penyemprot ini aman dan efektif, menembakkan semburan air dengan lembut selama beberapa detik ke arah umum hewan.
Fakta yang diketahui bahwa kucing membenci air, jadi mereka akan pergi saat semprotan menyala.
Cukup sambungkan ke selang taman standar lalu nyalakan.
Itu tidak akan menyemprotkan air sampai sensor dipicu, artinya Anda tidak akan membuang-buang air.
4. Buat kucing sulit masuk ke halaman rumah
Dari pagar tertutup hingga semak-semak, jauhkan kucing dengan mempersulit mereka memasuki taman.
Jika mereka masih menemukan jalan masuk, disarankan untuk mengelilingi area dengan pagar seperti kawat yang condong ke arah yang akan didekati kucing.
Atau, pagar gulung plastik tipis yang diletakkan di atas pagar akan mencegah kucing memanjatnya.
5. Gunakan aroma
Kucing sensitif dalam hal bau, tetapi ada beberapa aroma yang mereka benci yang mungkin ada di dapur Anda.
Cobalah kulit jeruk dan lemon, cabai rawit, bubuk kopi, minyak lavender, minyak serai, minyak peppermint, minyak kayu putih, dan minyak mustard.
Anda dapat memercikkan tetesan langsung ke hamparan bunga atau merendam kapas di sekitarnya dan meletakkannya di titik masuk. Satu hirupan akan membuat mereka pergi.
Potong halus buah jeruk seperti lemon dan limau.
Letakkan potongan tersebut di sekitar taman. Mirip dengan lavender dan peppermint, kucing tidak menyukai aroma jeruk yang kuat
6. Pakai Refleksi Cahaya
Kucing juga sensitif terhadap cahaya.
Dilansir dari The Salutation, gunakan beberapa botol air plastik bekas.
Isi dengan air.
Tempatkan di sepanjang perbatasan taman atau pagar atau di sepanjang perimeter agar bisa memantulkan cahaya.
7. Tanam Tanaman Dibenci Kucing
Menanam tanaman yang dibenci kucing.
Kucing tidak menyukai beberapa tanaman seperti coleus canina, rue, lavender, dan pennyroyal karena aromanya yang kuat.
Agar kucing malas mendekat. (*)
Baca juga: Ini Sebutan Kucing Penunggu Makam Eril Putra Ridwan Kamil, Ternyata Ada Sebutan Lain di Jepang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kucing_20160328_113935.jpg)