Berita Lampung
Waspada! Gunung Anak Krakatau Erupsi Hingga 3.000 Meter
Waspada! Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dikabarkan terjadi erupsi dengan semburan abu vulkanik mencapi ketinggian kurang lebih 3.000 meter.
BANTEN, TRIBUNJATENG.COM -- Waspada! Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dikabarkan terjadi erupsi dengan semburan abu vulkanik mencapi ketinggian kurang lebih 3.000 meter.
Petugas pos pengamatan anak gunung Krakatau mencatat ada sembilan kali letusan dalam satu menit, jumlah ini menurun dibandingkan hari sebelumnya yang terjadi letusan 14 kali per menit.
Gunung api Anak Krakatau mengalami erupsi pada Rabu (4/1/2023) pukul 15.09 WIB. Semburan abu vulkanik yang dikeluarkan mencapai ketinggian 3.000 meter
Informasi ini berdasarkan laporan di laman Magma Indonesia oleh petugas pemantau, Ade Yasser Akhmad Purwata.
Pada laporan yang dibuat Ade, gunung api Anak Krakatau menyemburkan abu vulkanik hingga ketinggian 3.000 meter.
Abu vulkanik yang disemburkan teramati bergerak ke arah timur.
"Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Rabu, 04 Januari 2023 pukul 15.09 WIB. Tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 3.000 m di atas puncak (kurang lebih 3.157 m di atas permukaan laut)."
"Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah timur. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung," tulis Ade dalam laporannya.
Ade pun mengimbau kepada masyarakat hingga pendaki untuk tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah gunung Anak Krakatau.
Sedangkan pada laporan sebelumnya, Ade menyebut terjadi letusan dengan semburan abu vulkanik mencapai ketinggian 100 meter dengan warna kelabu serta intensitas tebal ke arah timur.
"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 20 detik," lapor Ade.
Hingga kini, masih berdasarkan pantauan dari laman Magma Indonesia, status anak Gunung Krakatau mencapai level Siaga III.
Level Tingkat Aktivitas Gunung Api
Level tingkat aktivitas gunung api terbagi menjadi empat yaitu Level I (normal), Level II (Waspada), Level III (Siaga), dan Level IV (Awas).
Untuk selengkapnya berikut penjelasan dari tiap level terkait tingkat aktivitas gunung api.
Level I (Normal)
Hasil pengamatan visual dan instrumental fluktuatif tetapi tidak memperlihatkan peningkatan aktivitas yang signifikan.
Level II (Waspada)
Hasil pengamatan visual dan instrumental mulai memperlihatkan peningkatan aktivitas.
Pada beberapa gunung api dapat terjadi erupsi.
Level III (Siaga)
Hasil pengamatan visual dan instrumental memperlihatkan peningkatan aktivitas yang semakin nyata atau gunung api mengalami erupsi.
Level IV (Awas)
Hasil pengamatan visual dan instrumental teramati mengalami peningkatan aktivitas yang semakin nyata atau gunung api mengalami erupsi.
Berdasarkan penjelasan di laman Magma Indonesia, tidak ada gunung api yang mencapai level IV.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS: Gunung Anak Krakatau Erupsi, Semburan Abu Vulkanik Capai Ketinggian 3.000 Meter
Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di Jalan Tol Ungaran Semarang
Baca juga: Ria Ricis Trending Twitter, Dicibir Netizen Seusai Bawa Bayi 5 Bulan Naik Jetski
Baca juga: Geger Penemuan Karung Plastik Berbau Busuk, Isinya Ternyata Bikin Geleng-geleng Kepala
Baca juga: Kisah Pria Bengkulu 5 Hari Menikah Istri Dibawa Kabur Mantan Kades, Fakta Hubungan Mereka Terungkap
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/foto-letusan-anak-krakatau-berwarna-alami-setelah-digabung-dengan-data-infrared.jpg)