Banjir Demak
Banjir Demak Meluas sampai 115 Desa di 14 Kecamatan Demak.
Banjir di Kabupaten Demak semakin meluas, tercatat saat ini ada 115 desa.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Banjir di Kabupaten Demak semakin meluas, tercatat saat ini ada 115 desa di 14 Kecamatan mengalami banjir.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, ada penambahan wilayah terdampak banjir di Demak hingga Rabu (4/1/2023).
Sebelumnya pada hari Selasa (3/1/2023) BPBD mencatat hanya 103 desa di 14 Kecamatan di Demak saja terdampak banjir.
Mengacu pada data tersebut, bahwa banjir paling parah terdampak adalah kecamatan Bonang, sebanyak 19 desa.
Setelah itu, Kecamatan Sayung dengan 17 desa yang terdampak banjir.
Selanjutnya ada kecamatan Karangtengah dengan 16 desa terdampak banjir.
Ketiga kecamatan tersebut mengalami banjir dengan ketinggian sekiranya 30 centimeter sampai 1 meteran.
Adapun kecamatan yang juga terdampak banjir seperti, Kecematan Wedung, Demak, Guntur, Mranggen, Karangawen, Mijen, Karanganyar, Gajah, dan Dempet.
Akibatnya, sebanyak 155 269 jiwa terdampak.
Saat ini, korban banjir di Demak butuh berbagai bantuan, di antaranya makanan, selimut, alas tidur, air bersih, hingga obat-obatan. (*)
Baca juga: Satu Orang Wanita Tewas Tenggelam di Banjir Demak, Ini Sosoknya
Baca juga: Pemerintah Bangun Bendungan Senilai Rp 2 Triliun untuk Kendalikan Banjir Demak & Semarang
Baca juga: Puluhan Korban Banjir Demak Masih Mengungsi, Lainnya Pulang Rumah Bersihkan Lumpur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/banjir-desa-prampilan4.jpg)