Berita Karanganyar

9 Ekor Sapi di Karanganyar Positif LSD, Dispertan Imbau Peternak Jaga Kebersihan Kandang

Sejumlah 9 ekor sapi di wilayah Kabupaten Karanganyar terinfeksi virus Lumpy Skin Disease (LSD).

Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda
dokumentasi Dispertan PP Karanganyar
Petugas mengambil sampel darah dari sapi yang terindikasi virus LSD di wilayah Kabupaten Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sejumlah 9 ekor sapi di wilayah Kabupaten Karanganyar terinfeksi virus Lumpy Skin Disease (LSD).

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar, Heri Sulistyo menyampaikan, temuan ternak yang terinfeksi LSD tersebut berdasarkan hasil uji laboratorium dari Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta yang diterima dinas pada Rabu (11/1/2023).

Sebelumnya, Dispertan PP Karanganyar melaporkan kepada pihak balai adanya sapi yang dicurigai terpapar virus LSD.

Kemudian petugas dari balai mendatangi lokasi dan mengambil sampel dari ternak tersebut.

"Ada sembilan positif LSD. Tersebar di Kragan Gondangrejo," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (14/1/2023).

Dia menuturkan, sapi yang positif LSD memiliki indikasi bentol-bentol pada bagian kulit. Lanjutnya, apabila bentol-bentol pada kulit sapi tersebut pecah akan keluar nanah. Adapun sapi yang terinfeksi LSD tersebut kini telah mendapatkan penanganan dari petugas dan telah diisolasi.

Heri menjelaskan, sapi tertular virus LSD melalui perantara serangga seperti nyamuk dan lalat. Oleh karena itu pihaknya menyarankan supaya peternak menjaga kebersihan kandang.

"Solusinya pengasapan untuk mengusir nyamuk dan lalat. Disemprot obat serangga tapi harus dijauhkan dari pakan dan yang penting jaga kebersihan kandang," ucapnya.

Pihaknya juga menyarankan kepada peternak supaya memberikan pakan kering yang telah difermentasi guna menjaga daya tahan ternak.

Dia mengungkapkan, telah menginstruksikan petugas di lapangan supaya mengedukasi para peternak kaitannya dengan upaya pencegahan virus LSD. Di sisi lain warga juga diminta segera melaporkan ke pihak dinas apabila ada ternak yang terindikasi virus LSD. (Ais)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved