Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Cilacap

Ribuan Nelayan Cilacap Turun Ke Jalan Tolak PNBP 10 Persen

Ribuan nelayan yang Cilacap menggelar aksi unjuk rasa dengan turun ke jalan. Kamis (19/1/2023).

Tribunbanyumas.com/Pingky Setiyo Anggraeni
Ribuan nelayan dan pengusaha kapal melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Cilacap. Kamis (19/1/2023). Mereka merasa keberatan dengan pungutan PNBP sebesar 10 persen. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Ribuan nelayan yang Cilacap menggelar aksi unjuk rasa dengan turun ke jalan. Kamis (19/1/2023).

Mereka melangsungkan aksi unjuk rasa di depan kantor Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) dan di depan kantor DPRD Kabupaten Cilacap.

Unjuk rasa diawali dengan orasi di kantor PPSC Cilacap yang kemudian dilanjut dengan berjalan kaki ke kantor halaman DPRD Cilacap.

Sesampainya di depan halaman kantor DPRD Kabupaten Cilacap, beberapa perwakilan kembali melanjutkan orasinya.

Selanjutnya, 15 perwakilan nelayan menyampaikan audiensi  di kantor DPRD Kabupaten Cilacap yang diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Cilacap Taufiq Nurhidayat.

Ketua HNSI Cilacap, Sarjono menyebutkan bahwa ada beberapa tuntutan yang mereka bawa.

Mereka menolak PP nomor 85 tahun 2021 pasca produksi sebesar 10 persen.

Penetapan tingginya pungutan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang ditetapkan Kementrian Kelautan dan Perikanan RI sebesar 10 persen itu dirasa sangat memberatkan mereka.

"PP 85 tahun 2021 pasca produksi dengan tarif PNBP 10 kalau bisa direvisi atau dihapuskan karena memberatkan kami para nelayan-nelayan di Kabupaten Cilacap," kata Sarjono 

Tuntutan kedua yakni terkait denda 1000 persen apabila melanggar aturan-aturan, hal ini diminta untuk dihilangkan atau dikaji ulang.

"Selanjutnya yakni terkait tarif tambat labuh kapal untuk  dikembalikan seperti tahun-tahun sebelumnya," ungkap Sarjono.

Dalam orasinya di depan kantor DPRD Kabupaten Cilacap, Sarjono juga meminta agar tuntutan mereka disampaikan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan.

Mereka meminta DPR RI Dapil Banyumas-Cilacap di Senayan untuk menyampaiakn aspirasinya agar selanjutnya ada perubahan-perubahan seperti yang diharapkan para nelayan. 

Sementara itu salah satu nelayan Supriyanto (36) yang ditemui seusai audiensi mengatakan bahwa aksi damai yang dilakukan mereka kali ini belum membuahkan hasil.

Namun perwakilan dari mereka nantinya akan diberangkatkan ke kantor KKP (Kementrian Kelautan dan Perikanan) di Jakarta untuk menyempaikan aspirasi.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved