Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Mengaku Relawan Ambulans, Pria Ini Kepergok Cabuli Bocah Korban Kecelakaan

Pelaku melancarkan aksinya dengan modus berpura-pura memijat korban yang sedang mengalami sakit pada bagian kaki akibat kecelakaan.

Tayang:
TRIBUN JATENG/BRAM KUSUMA
Ilustrasi Pencabulan Anak 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Warga mengamankan seorang pria berinisial AA, yang mengaku sebagai relawan ambulans, di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (20/1/2023).

AA diduga melakukan pencabulan terhadap seorang anak laki-laki.

Pelaku melancarkan aksinya dengan modus berpura-pura memijat korban yang sedang mengalami sakit pada bagian kaki akibat kecelakaan pada Minggu (15/1/2023).

Baca juga: Ini Pengakuan Ismunaji, Penjaga Sekolah Dasar di Semarang yang Cabuli 4 Siswi

"Modusnya dia ngaku relawan dari ambulans.

Terduga pelaku ke rumah pura-pura ngurutin atau terapi, kan korban kakinya patah," ujar Ketua RW 08 Lenteng Agung, Taufik Iman Santoso saat dikonfirmasi, Sabtu (21/1/2023).

Taufik menjelaskan, aksi pencabulan pelaku yang dilakukan di rumah kontrakan itu dipergoki ibu korban.

Saat itu juga ibu korban langsung menghubungi suaminya dan ketua RT setempat.

"Saya dapat laporan dari RT langsung ke sana.

Terduga pelaku kami amankan di pos, lalu kami serahkan ke polisi.

Korban visum kemarin, tapi hasilnya saya belum mengetahui," ucap Taufik.

Taufik sebelumnya menjelaskan bahwa terduga pelaku merupakan warga Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Perkenalan pelaku dengan korban terjadi pada Minggu (15/1/2023).

Korban saat itu terlibat kecelakaan dan ditolong pelaku untuk dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati.

Ia mengawal ambulans yang membawa korban ke rumah sakit tersebut guna mendapatkan penanganan medis.

"Dari Rumah Sakit Fatmawati si pelaku ngikutin ambulans lagi sampai ke H Nain tempat patah tulang.

Sampai sana, kalau dari informasi warga, dia sibuk bantu-bantu.

Setelah itu ngawal lagi, si korban diantar pulang," kata Taufik.

Setelah itu, terduga pelaku dan kedua orangtua korban saling bertukar nomor ponsel.

Lima hari kemudian, terduga pelaku tampak terlihat di sekitar rumah korban.

 
Pelaku memantau proses pencarian dua anak panti asuhan di Leteng Agung yang hilang diduga tenggelam di Kali Ciliwung.

"Kemarin Jumat, dari pagi terduga pelaku itu di lingkungan.

Lalu selesai shalat Jumat dia ke rumah pura-pura ngurutin atau terapi kan korban kakinya patah.

Saat itu diduga dicabuli," kata Taufik.

Sementara itu, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Jagakarsa, Kompol Multazam Lisendra menginformasikan soal pengamaman terduga pelaku pencabulan itu.

"Iya polsek jagakarsa, mengamankan terduga pelaku" ujar Multazam.

Namun, Multazam tak menjelaskan kronologi dugaan pencabulan tersebut.

Menurut ia, kasus tersebut tengah di tangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan.

"Hanya saja penahanan dan lidik serta sidik itu di PPA di polres Jakarta Selatan," ucap Multazam.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan seorang pria diamankan oleh warga di pos RW 08 Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, viral di media sosial.

Video rekaman itu diunggah akun Instagram @merekamjakarta.

Dalam video itu tampak terduga pelaku berinisial A tengah diinterogasi oleh warga.

Sejumlah kepolisian juga ada di lokasi.

Terlihat terduga pelaku tak mengenakan baju duduk di lantai pos RW 08.

Berdasarkan keterangan video dituliskan pria itu merupakan terduga pelaku pencabulan terhadap anak laki-laki berusia 11 tahun.

Pelaku mengaku sebagai salah satu relawan ambulans.

Aksi terduga pelaku itu dipergoki oleh orangtua korban pada Jumat (20/1/2023) sekitar pukul 16.00 WIB. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Relawan Ambulans Diduga Cabuli Anak di Lenteng Agung, Modusnya Pura-pura Pijat Korban"

Baca juga: Curhat Butuh Uang, Gadis 15 Tahun Disetubuhi dan Dijual 2 Pria ke Lelaki Hidung Belang

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved