Guru Berkarya
Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament /TGP dalam Pembelajaran IPA
Pewarisan sifat pada makhluk hidup merupakan materi yang sangat penting dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di tingkat Sekolah Menengah Pertama.
Oleh: Atik Anisah., SMP Negeri 2 Candimulyo
Pewarisan sifat pada makhluk hidup merupakan materi yang sangat penting dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai bagian dari materi biologi dan sesuai dengan isi silabus mata pelajaran IPA. Materi ini sebagai materi dasar untuk menguasai materi atau ilmu yang lain pada tingkat jenjang pendidikan di atasnya. Materi pewarisan sifat pada makhluk hidup cukup sulit dipahami oleh siswa karena membutuhkan kemampuan berpikir logis dan menghafal tingkat tinggi. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan banyaknya cakupan konsep materi dengan menggunakan simbol dan istilah ilmiah yang jarang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Dilihat dari urgensinya, materi tersebut wajib dikuasai dengan hasil minimal mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal).
Berdasarkan hasil penilaian guru pengetahuan siswa SMP Negeri 2 Candimulyo pada materi ini belum ideal dengan indikasi antara lain: perolehan hasil belajar atau masih di bawah KKM, di mana hasil penilaian harian perkelas yaitu masih di bawah 75 persen; sebagian siswa tidak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan guru secara tepat; siswa cenderung pasif ketika diajak berdiskusi atau membahas soal terkait materi; sebagian siswa menganggap materi pewarisan sifat tidak begitu penting sehingga motivasi mereka dalam mengikuti proses pembelajaran cenderung rendah.
Berdasarkan paparan tersebut, maka guru perlu memperbaiki dan mengoptimalkan cara pembelajaran di kelas sehingga terbagun suasana kondusif dan lebih menyenangkan. Bentuk upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, motivasi, dan hasil belajar siswa ialah melalui pemilihan model pembelajaran team games tournament (TGT). Pemilihan model tersebut dirasa sesuai dengan karakteristik materi pewarisan sifat pada makhluk hidup. Menurut Nugroho (2012) TGT adalah salah satu tipe pembelajaran kooperatif. Dalam pembelajaran kooperatif tipe TGT siswa dituntut untuk saling bekerja sama, aktif, dan bertanggungjawab terhadap dirinya sendiri maupun kelompoknya. Menurut Slavin (2010) pembelajaran kooperatif tipe TGT terdiri dari 5 langkah tahapan yaitu tahap penyajian kelas (class presentation), belajar dalam kelompok (teams), permainan (games), pertandingan (tournament), dan perhargaan kelompok (team recognition). Model kooperatif TGT pada pembelajaran IPA materi pewarisan sifat adalah cara penyajian materi dengan permainan kartu konsep dalam kelompok.
seluruh siswa aktif dan fokus pada pembelajaran tanpa ada perbedaan status sebagai ”tutor sebaya”; permainan dapat memberikan umpan balik secara langsung; permainan menciptakan kondisi yang variatif dan fleksibel dalam pembelajaran, dapat membantu guru menyelesaikan masalah pembelajaran; siswa akan lebih termotivasi dan tertarik pada pelajaran IPA. Apabila TGT diterapkan dengan memasukkan materi pewarisan sifat pada makhluk hidup di dalamnya, maka akan tercipta pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Berdasarkan paparan yang telah dikemukakan, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPA, khususnya materi pewarisan sifat pada makhluk hidup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Atik-Anisah-SMP-Negeri-2-Candimulyo_3534543.jpg)