Berita Wonogiri
Peserta Seleksi PPS Wonogiri Ragukan Hasil Penilaian Tes dan Wawancara, Alasannya Tranparansi
Sejumlah peserta seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS) meragukan proses rekrutmen untuk Pemilu 2024 di Wonogiri.
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Sejumlah peserta seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS) meragukan proses rekrutmen untuk Pemilu 2024 di Wonogiri.
Hal itu karena proses penilaiannya yang kurang transparan sehingga banyak pertanyaan besar.
Peserta seleksi PPS asal Puhpelem yang enggan disebut namanya menyebut seharusnya pengumuman hasil seleksi itu juga dipaparkan.
Seperti berapa nilai peserta dalam tes tertulis maupun wawancara.
Baca juga: 585 Anggota PPS Terpilih Dilantik Besok Selasa, KPU Jepara: Setelahnya Mereka Bentuk Pantarlih
"Tapi ini nilainya tidak disebutkan sama sekali," kata dia, kepada TribunSolo.com, Senin (23/1/2023).
Setelah tes tertulis, ia mendapat informasi bahwa bisa melanjutkan ke tahap wawancara, namun hasil tes tulisnya tidak diketahuinya.
Menurut dia, pengumuman hasil tes diharapkan bisa lebih transparan.
Caranya dengan menampilkan nilai tes tertulis dan wawancara yang sudah dilalui peserta.
"Kalau begini kan mikirnya ada permainan. Kalau bisa setransparan mungkin, jadi kita juga bisa mengetahui nilai saat tes," ujarnya.
Peserta seleksi lain dari Kecamatan Selogiri, yang juga enggan disebutkan identitasnya juga mengeluhkan soal transparansi nilai hasil seleksi.
Dia mengaku tak mengetahui nilai tesnya, baik tertulis maupun wawancara.
Menurutnya seharusnya ada penjelasan berapa soal yang dijawab benar maupun salah.
"Kalau tahu nilainya kan lebih jelas. Misal nilainya dicantumkan kan lebih bisa diterima," kata dia.
Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun, di salah satu desa di Kecamatan Giriwoyo disinyalir ada kejanggalan soal seleksi PPS.
Di sana ada salah satu PPS mundur, sementara semua calon PPS cadangan, awalnya tak mau menggantikan.
Baca juga: Ketua KPU Pemalang: Pastikan Hasil Rekrutmen PPS Dilantik 24 Januari 2023
Namun akhirnya ada yang bersedia menggantkan anggota PPS yang mundur itu.
Sumber itu mencontohkan, pada tahun 2020 lalu, saat perekrutan PPS untuk Pilkada nilai peserta tes diumumkan, sehingga ini menjadi hal yang menimbulkan tanda tanya.
"Kalau kabupaten lain seperti Sukoharjo nilainya dimunculkan, kok Wonogiri tidak," kata dia. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Peserta Seleksi PPS di Wonogiri Mengeluh, Rekrutmen Dianggap Tak Transparan Gegara Tak Umumkan Nilai
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/seleksi-tertulis-pps.jpg)