Berita Nasional

Indonesia Butuh Pemimpin Pintar dan Punya Hati untuk Rakyat Seperti Erick Thohir

Menteri Investasi atau Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia ke depan membutuhkan pemimpin tidak hanya pintar.

Editor: Editor Bisnis
IST
Menteri BUMN RI Erick Thohir 

TRIBUNJATENG.COM - Menteri Investasi atau Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia ke depan membutuhkan pemimpin tidak hanya pintar. Namun juga pemimpin yang memiliki hati untuk masyarakat Indonesia.

Menatap kebutuhan kepemimpinan berdasarkan karakter tersebut, Bahlil mengatakan Erick Thohir merupakan pemimpin yang tepat untuk masa depan Indonesia.

"Pak Erick Thohir ini pemimpin yang luar biasa, pemimpin masa depan bangsa. Indonesia ke depan bukan hanya membutuhkan pemimpin yang pintar. Tapi pemimpin yang pintar dan berkarakter dan punya hati untuk rakyat," terang Bahlil.

Di samping itu Bahlil melihat, Erick Thohir telah terbukti bekerja nyata untuk masyarakat Indonesia. Kerja nyata yang dilakukan oleh Eks Presiden Inter Milan tersebut dinilai Bahlil berhasil menopang kesejahteraan masyarakat.

Terbukti sejak awal diamanahkan sebagai Menteri BUMN oleh Presiden Jokowi, Erick Thohir banyak mengeluarkan program yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Kendati Indonesia sempat dilanda pandemi Covid-19 program penunjang kesejahteraan masyarakat semakin digalakkan oleh Eks Presiden Inter Milan tersebut.

Seperti halnya program KUR, Mekaar dan Makmur yang digalakkan oleh Erick Thohir untuk menopang kesejahteraan masyarakat Indonesia. Berdasarkan data pemerintah pusat, penyaluran kredit Mekaar tercatat sebesar Rp 61,4 triliun hingga Desember 2022.

Pada 2022 jumlah nasabah tercatat sebanyak 13,5 juta atau meningkat sekitar 20,5 persen dibandingkan tahun 2021 yang sebanyak 11,2 juta nasabah. Sementara program pemberdayaan masyarakat melalui KUR juga menunjukkan kinerja yang baik.

Bank-bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mencatatkan kontribusi mencapai 90 persen dalam penyaluran KUR tahun 2022. Jumlahnya mencapai Rp 328,2 triliun yang disalurkan kepada 7,2 juta nasabah hingga Desember 2022.

Di samping itu, program Makmur berhasil mencapai 168,5 ribu hectare lahan pertanian di seluruh Indonesia. Capaian terus menunjukkan hasil positif dengan target yakni 250 ribu hektare.

"(Erick Thohir) bekerja secara total untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkas Bahlil.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved