PSIS Semarang

Yoyok Sukawi Bocorkan Sosok Calon Pelatih Baru PSIS Semarang, Belum Pernah Berkarir di Indonesia

Manajemen Mahesa Jenar berencana mengganti posisi pelatih kepala Ian Andrew Gillan dengan pelatih baru di putaran kedua Liga 1 musim ini

istimewa
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang dalam melakoni putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023 masih dilatih sementara oleh Muhammad Ridwan yang sebetulnya merupakan manajer tim.

Manajemen Mahesa Jenar berencana mengganti posisi pelatih kepala Ian Andrew Gillan dengan pelatih baru di putaran kedua Liga 1 musim ini.

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan, pihaknya tengah menyeleksi enam pelatih asing yang nantinya akan ditentukan yang terbaik.

Baca juga: Brandon Scheuneman Sempat Khawatir Dirujak Netizen saat Debut Bersama PSIS, Ini yang membuatnya Pede

Baca juga: SOSOK : Adi Satryo Penjaga Gawang PSIS Tampil Menawan Di Bawah Mistar Gawang

"Coach Ridwan itu manajer tim, kita lagi mencari pemain asing. Setidaknya ada enam orang yang kita interview.

"Kita nantinya akan kerucutkan menjadi dua, mudah-mudahan bisa segera ketemu yang terbaik. Yang jelas dia belum pernah (menjadi pelatih) di Indonesia," ungkap Yoyok.

Yoyok menegaskan, menghadapi situasi kompetisi tahun ini yang diputuskan berjalan tanpa ada tim yang akan terdegradasi ke kasta kedua musim depan tak membuat PSIS melempem.

Hal ini oleh karena PSIS menargetkan persaingan papan atas.

"Kita targetnya diatas bukan dibawah. Ada degradasi atau tidak ada degradasi kita tetap siap dan kita tetap gas pol terus," kata Yoyok.

Posisi PSIS saat ini terus merangkak naik di papan klasemen.

Hal ini juga berkat kemenangan beruntun dalam dua laga awal di putaran kedua musim ini menghadapi Rans Nusantara FC dan Arema FC.

Tambahan enam poin tersebut membantu PSIS masuk ke papan tengah.

Taisei Marukawa cs kini menempati urutan delapan klasemen sementara.

Yoyok melanjutkan, di sisa kompetisi musim ini, PSIS siap menghadapi apapun situasi yang berkembang kedepan terkait kompetisi tanpa degradasi ataupun dengan degradasi.

"Mungkin kemarin ada beberapa klub yang ada informasi tidak ada degradasi mereka mengurangi pemain, kurangi biaya. Kalau kita tetap lakukan persiapan maksimum. Kalau nantinya ada degrasai kita siap, tidak ada degradasi juga siap," tandas Yoyok. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved