Berita Blora

Kargo dan Ground Handling Bandara Ngloram Blora Ditarget Beroperasi Pada Februari 2023

PT Kubus Mitra Utama Surabaya akan mengelola kargo dan ground handling Bandara Ngloram yang berada di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora.

Penulis: ahmad mustakim | Editor: rival al manaf
(TRIBUNMURIA/AHMAD MUSTAKIM)  
Owner PT. Kubus Mitra Utama, Prasetya Iswahyudi, saat foto bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Bupati Blora Arief Rohman, Dirut Citilink Dewa Kadek Rai beserta rombongan. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – PT Kubus Mitra Utama Surabaya akan mengelola kargo dan ground handling Bandara Ngloram yang berada di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora.

Hal tersebut disampaikan Owner PT Kubus Mitra Utama, Prasetya Iswahyudi, saat ditemui tribunjateng.com di terminal Bandara Ngloram saat kembali beroperasi pada Jumat (27/1/2023).

Prasetya Iswahyudi mengatakan, pihaknya sudah ada pertemuan dengan Bupati Blora (Pemkab Blora) yang akan bekerja sama di bidang pengembangan kargo dan ground handling.

"Nantinya kami bekerjasama dengan Aviasi jasa mandiri karena pada saat ini kita satu group. Kami akan melaksanakan kerjasama untuk bidang kargo," ucap Prasetya Iswahyudi.

Baca juga: Jonatan Christie dan Chico Pastikan Indonesia Juara Indonesia Masters Sebelum Partai Final di Gelar

Baca juga: Ganjar Minta Bupati Blora dan Rembang Laporkan Penanganan Ke miskinan dan Stunting Mingguan

Baca juga: 4 Jenderal Lepas Pendaratan Citilink dari Halim ke Bandara Ngloram Blora

"InsyaAllah mulai akhir bulan Februari 2023 bisa jalan," beber Prasetya Iswahyudi.

Dengan sudah ada penerbangan kembali, sehingga dirinya berharap dengan beroperasinya citilink di Bandara Ngloram ini akan bisa meningkatkan perekonomian yang ada di Ngloram.

Saat ini, pihaknya sudah bisa meluluskan 20 tenaga sumber daya manusia (SDM) dan sudah 30 persen terserap di Bandara Ngloram.

"Dan ada beberapa persen yang masih dalam persiapan-persiapan penunjang daripada penerbangan di Bandara Ngloram," terang Prasetya Iswahyudi.

"Kita akan berdayakan alumni Aviation Security (Avsec) yang belum terserap itu, yang terserap baru 30 persen karena pandemi kemarin, alhamdulillah kini penerbangan sudah mulai lagi," imbuh Prasetya Iswahyudi.

Dirinya berharap dengan beroperasinya Bandara Ngloram kembali ini, SDM terkait penerbangan ini bisa terserap.

Wakil Direktur 1 Politeknik Penerbangan Surabaya ini juga mengungkapkan terkait bagaimana sistem yang akan dijalankan.

"Sistemnya nanti kita akan kerjasama dengan Citilink juga, sebab potensi di Bandara Ngloram ini, seperti Bojonegoro, Ngawi itu banyak sekali sarang burung walet," ungkap Prasetya Iswahyudi.

Sebab, lanjut Prasetya Iswahyudi, sarang burung walet ini pergerakannya per tahun 1,5 Miliar USD yang diekspor ke Cina.

"Katakanlah, dari Bojonegoro dari Cepu itu langsung dibawa ke Surabaya, kemudian ke Jakarta kemudian ke Cina. Kan mending dibawa ke Ngloram langsung Jakarta ke Cina. Itu lebih efektif. Dari segi waktu, tenaga, biaya, ini sangat memungkinkan," papar Prasetya Iswahyudi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved