Breaking News
Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Industrialisasi Menjadi Garapan Muhammadiyah Jateng Ke Depan

sedikitnya terdapat 23 hotel yang dipesan oleh panitia Musywil, baik yang berada di Kota Tegal, Kabupaten Tegal, hingga Kabupaten Brebes

Editor: rustam aji
DOK.PWM JATENG
Ketua PW Muhammadiyah Jateng, Dr. KH. Tafsir MAg 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Jawa Tengah, akan menggelar Musyawarah Wilayah (Musywil) pada awal Maret 2023. Sebagai agenda awal, pada Sabtu (28/1/2023) telah Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah Jawa Tengah, yang berhasil memilih 13 calon tetap Pimpinan Wilayah Jawa Tengah. 

Digelarnya Musywil di Tegal, menurut Ketua PW Muhammadiyah Jatwa Tengah, Dr. KH. Tafsir MAg, telah memberikan kontribusi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota Tegal.

Sebab, sedikitnya terdapat 23 hotel yang dipesan oleh panitia Musywil, baik yang berada di Kota Tegal, Kabupaten Tegal, hingga Kabupaten Brebes.

23 hotel ini nantinya akan menampung 1.950 orang,  dengan rincian 1.520 peserta Musywil Muhammadiyah dan 430 peserta Musywil ‘Aisyiyah.

Berkaca dari itu, Dr. KH. Tafsir menegaskan kembali pentingnya gerakan industrialisasi di internal Muhammadiyah.

“Muhammadiyah Jawa Tengah ke depan harus melakukan gerakan industrialisasi, apalagi Musypimwil dan Musywil kali ini digelar di Kota Tegal dan Kabupaten Tegal, ‘Jepangnya Indonesia’.

Sudah saatnya kita bermain di hulu, jangan hanya di hilir. Di hilir kita sudah berjuang melalui TokoMu.

Namun perlu kita ketahui apa yang dijual di TokoMu, apakah dari produk Muhammadiyah? Tidak!” tegas Tafsir, dalam sambutannya saat membuka Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah Jawa Tengah, Sabtu (28/1/2023) lalu.

Untuk itu, Tafsir berharap agar SMK dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Jawa Tengah tidak hanya sekadar menjadi dan memiki laboratorium.  

Namun, SMK Muhammadiyah se-Jawa Tengah harus mulai mendirikian industri. Produk-produk yang dijual di SMK dan kampus-kampus Muhamamdiyah harapannya dapat diproduksi di dalam industri milik Muhammadiyah sendiri. (rilis/aji)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved