Kamis, 14 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Apa Iya Cari Pertalite di Semarang Saat Malam Hari Susah? Ini Jawabannya

Konsumen BBM bersubsidi jenis pertalite di Kota Semarang belakangan ini mengaku bingung dengan pemberlakuan layanan di sejumlah SPBU.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
Tampak satu SPBU di Semarang dipasang plang pemberitahuan pertalite habis, Rabu (1/2/2023) malam sekira pukul 22.00 WIB. 

TRIBUNTENG.COM, SEMARANG - Konsumen BBM bersubsidi jenis pertalite di Kota Semarang belakangan ini mengaku bingung dengan pemberlakuan layanan di sejumlah SPBU.

Pasalnya, saat malam hari, layanan di sejumlah SPBU tutup. Sedangkan, SPBU lain ada yang membuka layanan pembelian pertalite 24 jam.

Hal itu di antaranya diakui Fajar (25), pekerja di Semarang. Menurut dia, ia biasanya membeli pertalite di dekat lokasi kerjanya yaitu SPBU jalan Indraprasta.

Ia mengatakan, sudah sejak satu bulan lalu ia sulit mendapatkan layanan pembelian pertalite saat malam hari di SPBU tersebut.

"Sering kalau malam hari susah cari (pertalite), layanan tutup pukul 22.00 WIB. Waktu baru tahu dulu akhirnya mau tidak mau beli Pertamax karena bensin motor sudah mau habis," kata Fajar, Kamis (2/2/2023).

Menurut Fajar lebih lanjut, ia memang senang menggunakan pertalite karena harganya yang lebih terjangkau.

Adapun saat malam hari perlu isi bensin, ia mengaku kemudian mencari lokasi SPBU yang biasa melayani pembelian pertalite tengah malam.

"Kalau sekarang ya antisipasinya kalau malam beli di tempat lain yang layanan beli pertalite-nya buka 24 jam. Kadang saya ke jalan Pemuda, terkadang pas lewat juga dekatnya jalan Pahlawan itu, SPBU jalan Sriwijaya," tambah Fajar.

Senada diakui Badyo (44), pengendara sepeda motor asal Plombokan Semarang. Ia mengatakan, seringkali mendapati layanan pembelian Pertalite di jalan Indraprasta terhenti saat malam hari.

Sebagai antisipasi, saat-saat ini ia usahakan untuk membeli di pagi hari.

"Kalau habis saya tetap cari yang ada, muter ke tempat lain. Kalau habis lagi ya muter lagi. Itu pas belum tahu. Kalau sekarang, pas malam hari saya ke jalan Pemuda itu nonstop.

Kalau pagi atau siang hari seringnya ke sini (jalan Indraprasta) meskipun kalau pagi memang antrenya panjang," imbuhnya.

Sementara itu, Supervisor SPBU jalan Indraprasta, Joko Santoso menuturkan, saat layanan pembelian pertalite di SPBU tersebut tutup artinya SPBU sedang menunggu pasokan datang.

Ia menyebutkan, pasokan biasa datang dua hari sekali dan tidak ada pembatasan.

"Pasokan Pertamax dan Pertalite di sini dua hari sekali.

Kalau malam habis ya memang pas habis, kami tidak menahan. Posisi kita kalau BBM habis, datang logikanya sebelum atau sesudah subuh," ujarnya, kemarin.

Terpisah, Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho menyebutkan, Pertamina sejauh ini mengirim sesuai kuota Pertalite yang ditetapkan BPH Migas, termasuk untuk SPBU Indraprasta.

"Bahkan ada kenaikan 4,5 persen kuota Pertalite di SPBU tersebut," jelas Brasto.

Sementara itu terkait jam buka dan tutup pelayanan Pertalite di SPBU Indraprasta, Brasto mengatakan hal itu sesuai kebijakan SPBU.

"Dan itu juga sudah dilakukan SPBU tersebut di tahun lalu. Jadi bukan hal baru lagi. Ditutupnya juga ketika malam sudah larut dan dibuka lagi pagi hari.

Konsumen juga bisa memiliki pilihan untuk membeli BBM nonsubsidi," terangnya. (idy)

Baca juga: Dongeng Sebelum Tidur Cerita Tukang Sepatu dan Liliput dari Jerman

Baca juga: Chord Kunci Gitar Bedroom Anne Marie, Ooh Why You Look So Sad

Baca juga: Aplikasi Game Penghasil Uang Play Play, Hobi Gaming Cuan Saldo GoPay

Baca juga: Beredarnya Isu Penculikan Anak di Salatiga, Polres Salatiga Kuatkan Keamanan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved