Berita Bisnis
12 Gerai Transmart Ditutup Permanen Sepanjang 2022, Dampak Pandemi Belum Usai?
Sedikitnya 12 gerai Perusahaan ritel PT Trans Retail Indonesia atau yang dikenal Transmart ditutup secara permanen.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sedikitnya 12 gerai Perusahaan ritel PT Trans Retail Indonesia atau yang dikenal Transmart ditutup secara permanen.
Penutupan beberapa gerainya disebabkan imbas pandemi Covid-19.
Penutupan tersebut sekaligus untuk meringankan kerja Perseroan dari kinerja gerai yang tidak memuaskan.
Baca juga: UNDIP Adakan Acara DIFABEL INCREDIBLE Memperingati Sumpah Pemuda di Transmart Majapahit Semarang
Vice President Corporate Communication Transmart Carrefour, Satria Hamid mengungkapkan, hingga 2022 telah menutup 12 gerai.
Beberapa gerai Transmart yang tutup permanen antara lain adalah Transmart di Mangga Dua Square, Jakarta Utara, Transmart ITC Kuningan, Jakarta Selatan, Transmart ITC Permata Hijau, Jakarta Selatan, Transmart ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat, Transmart Mal Ambasador, Jakarta Selatan, Transmart Tamini Square, Jakarta Timur dan Transmart Kepri Mall, Batam.
"Fenomena penutupan gerai ini lazim di industri ritel. Hal ini juga pernah menimpa restoran hingga hotel karena pandemi. Tak hanya itu, sejak 2020 masyarakat sudah lebih nyaman berbelanja online. Ini pula yang menjadi tantangan kami untuk menarik kembali masyarakat berbelanja di gerai kami," jelas Satria Hamid saat dihubungi oleh Kontan.co.id, Kamis (2/2).
Ia melanjutkan, setidaknya bisa bernapas lega sebab Pemerintah telah mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Dengan begitu, pihaknya bisa mengambil momentum untuk memperkuat penjualan dengan jumlah gerai saat ini.
Hingga kini, Transmart memiliki total 95 gerai yang tersebar di berbagai Indonesia. Hingga 2022, pihaknya telah menutup 12 gerai.
Satria mengungkapkan, untuk tahun ini tidak ada lagi penutupan gerai.
"Untuk ekspansi atau rencana pembukaan gerai baru masih wait and see. Kami masih melihat kemungkinan untuk menambah toko baru atau melakukan konsolidasi dari toko-toko yang sudah ada," sambung dia.
Satria menyampaikan juga pihaknya optimistis dan percaya diri bisa meningkatkan penjualan di masa Ramadhan dan Lebaran mendatang.
Baca juga: Mau Belanja Harian Aman dan Nyaman? Ayo Pesan di Transmart Home Dailivery
Transmart mengakui telah mempersiapkan stok 3 kali lebih banyak dibandingkan bulan biasanya.
Tak hanya itu, Transmart juga lakukan kerjasama dengan unit bisnis lain, seperti Allo Bank, Bank Mega dan Mega Syariah untuk menyediakan promo menarik bagi pelanggan.
"Kami Transmart akan menjadi trendsetter Ritel Hypermarket yang menjual produk hemat energi dan ramah lingkungan, tunggu tanggal mainnya akan ada launching khusus untuk ini,” ujarnya. (*)
Festival Belanja Erafone Dorong Perputaran Ekonomi Sektor Telekomunikasi di Jateng-DIY |
![]() |
---|
Suku Bunga Kredit Perbankan Turun, OJK Perkirakan Tren Berlanjut Sepanjang 2025 |
![]() |
---|
Intip Tren Wedding Terkini dan Biayanya! Intimate Wedding Mulai Rp200 Juta di Semarang |
![]() |
---|
Mal 23 Semarang Tawarkan Konsep Oase Hutan Tropis di Pesisir Utara, Targetkan Buka Mei 2026 |
![]() |
---|
Tingkat Hunian Hotel di Semarang Turun 10 Persen, Ini Kata Bapenda |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.