Berita Tegal
Grand Opening RS Mitra Keluarga Slawi, Bupati Umi Ingatkan Layanan Dokter dan Seyum Ramah Petugas
Bupati Tegal Umi Azizah hadir pada acara grand opening RS Mitra Keluarga Slawi.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Bupati Tegal Umi Azizah hadir langsung pada acara grand opening Rumah Sakit Mitra Keluarga Slawi, Kamis (9/2/2023).
Kegiatan ini, juga turut dihadiri unsur forkopimda Kabupaten Tegal, para kepala OPD, Direktur RSUD dr Soeselo Slawi, Direktur RSUD Suradadi, dan tamu undangan lainnya.
Hadirnya Mitra Keluarga Slawi ini, dikatakan Umi menambah ketersediaan fasilitas kesehatan di Kabupaten Tegal.
Terutama dalam meningkatkan rasio tempat tidur untuk perawatan pasien, mengingat jumlah penduduk Kabupaten Tegal saat ini mencapai 1,59 juta jiwa.
Umi mengungkapkan, tantangan dunia kesehatan saat ini bukan hanya terletak pada jumlah penduduknya saja yang terus bertambah.
Tapi juga kompleksitas penyakit di masyarakat yang mengarah pada penyakit degeneratif akibat pola hidup, dan pola konsumsi yang tidak sehat.
Sehingga kehadiran fasilitas layanan kesehatan ini akan membantu mengungkit derajat kesehatan masyarakat, di mana berdasarkan hasil Susenas 2020 angka kesakitan Kabupaten Tegal mencapai 17,06 persen, atau naik dari tahun 2019 yang sebesar 15,58 persen.
Sementara di 2021, angkanya naik jadi 31,75 yang tentunya ini tidak bisa diklasifikasikan sebagai kondisi normal, tapi lebih karena kejadian luar biasa akibat pandemi Covid-19.
Sisi kuratif dari upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat ini, lanjut Umi, tidak hanya sebatas ketersediaan fasilitas kesehatan.
Akan tetapi juga ekspektasi publik pasien ataupun customer yang terus meningkat dari semua sisi, seperti kemudahan layanan yang bisa mendaftar secara daring.
Bisa mengetahui nomor urutnya sehingga pasien bisa memperkirakan waktu tiba di rumah sakit, dan tidak berlama-lama menunggu karena seperti rekam medisnya semua sudah terdigitalisasi dan terintegrasi.
Kalaupun masih harus menunggu, ruang tunggunya juga nyaman.
"Paling penting lagi, petugasnya dari mulai pintu masuk parkir sampai ke meja pelayanan ramah-ramah, senyumnya tulus dan ikhlas, tidak dibuat-buat dan layanan dokternya juga memuaskan. Artinya, kompetisi di sektor jasa pengobatan ini sudah harus memperhatikan sisi mutu layanan dan kepuasan pasien, serta adaptasinya pada penggunaan teknologi," pesan Umi, pada Tribunjateng.com, Kamis (9/2/2023).
Pada kesempatan itu, Umi menjelaskan bahwa penggunaan jaminan berobat jalan di Kabupaten Tegal juga naik dari 35,17 persen di tahun 2020 menjadi 48,95 persen di tahun 2021.
Sementara kepemilikan kartu BPJS per 1 Desember 2022 lalu mencapai 1,39 juta orang, termasuk penerima bantuan iur atau 88 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Tegal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/umi-hadiri-grand-opening.jpg)