Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pendidikan

Tambah Empat Guru Besar dari 4 Fakultas Berbeda

Universitas Negeri Semarang (Unnes) terus menambah jumlah guru besar. Pengukuhan guru besar itu dilaksanakan dalam rapat terbuka Senat Akademik.

Penulis: amanda rizqyana | Editor: rival al manaf
Dokumentasi Humas Universitas Negeri Semarang (Unnes)
Unnes mengukuhkan 4 guru besar dari 4 fakultas berbeda dalam rapat terbuka Senat Akademik Universitas yang digelar di Auditorium Prof. Wuryanto, Kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang pada Selasa (7/2/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Negeri Semarang (Unnes) terus menambah jumlah guru besar dari empat fakultas atas kontribusi keilmuannya.

Dengan bertambahnya empat guru besar ini, berarti Unnes telah memiliki sebanyak 96 guru besar.

Pengukuhan guru besar itu dilaksanakan dalam rapat terbuka Senat Akademik Universitas yang digelar di Auditorium Prof. Wuryanto, Kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang pada Selasa (7/2/2023).

Keempat guru besar yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Suwito Eko Pramono, M.Pd., dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS) sebagai guru besar dalam bidang ilmu Manajemen Mutu Pendidikan Sejarah.

Prof. Dr. Heny Setyawati, M.Si., dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) sebagai guru besar dalam bidang ilmu Psikologi Olahraga.

Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebagai guru besar dalam Bidang Ilmu Pengembangan Calon Guru IPA Profesional.

Prof. Samsudin Anis, S.T., M.T., Ph.D., dari Fakultas Teknik (FT) sebagai guru besar dalam bidang ilmu Termodinamika.

Rektor Unnes, Prof. Dr. S Martono, M.Si., menyampaikan penambahan guru besar ini merupakan bukti bahwa UNNES adalah lembaga pendidikan yang terus bertumbuh menjadi perguruan tinggi yang semakin hebat.

“Keberadaan para profesor yang memiliki prestasi cemerlang yang membuat Unnes semakin teguh sebagai perguruan tinggi berkelas dunia dan pelopor kecemerlangan pendidikan yang berwawasan konservasi,” jabarnya dalam sambutan.

Prof. Martono menambahkan, sebagai perguruan tinggi Unnes menyimpan banyak sekali potensi keilmuan.

Dengan potensi keilmuan itulah Unnes akan sukses bertransformasi menjadi perguruan tinggi berkelas dunia dan pelopor kecemerlangan pendidikan yang berwawasan konservasi.

“Kami memiliki 101 program studi dari cabang ilmu yang sangat beragam. Pada masing-masing program studi itu ada pakar dari subdisiplin yang berbeda. Insyaallah UNNES akan sukses bertransformasi menjadi perguruan tinggi berkelas dunia dan pelopor kecemerlangan pendidikan yang berwawasan konservasi,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, Prof. Suwito menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul 'Perlukah Manajemen Pendidikan dalam Meningkatkan Kinerja Akademik'.

Menurutnya penerapan manajemen pendidikan bukan sekadar untuk menaikkan gengsi dan prestise, melainkan sebagai upaya yang sistematis, sistemis, dan objektif.

Melalui gagasan intelektualnya, ia merancang perencanaan berbasis data yang disusun berdasarkan hasil internal factor analysis summary (IFAS) dan external factor analysis summary (EFAS) bukan sekadar SWOT analysis guna mewujudkan pendidikan yang efektif dan efisien.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved