Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Rumah Huni dan Tempat Usaha Jual Pakan Burung di Banyumanik Hangus Terbakar, Ini Penyebabnya

Sebuah rumah huni yang juga digunakan untuk tempat usaha jual pakan burung terbakar.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: sujarwo
Istimewa
Sejumlah petugas pemadam kebakaran sedang melakukan pendinginan api. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebuah rumah huni yang juga digunakan untuk tempat usaha jual pakan burung di Kecamatan Banyumanik, terbakar, Sabtu (11/2/2023).

Diketahui oleh warga, peristiwa kebakaran rumah ini terjadi sekira pukul 22.55 WIB. Kemudian api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran sekira pukul 00:37 WIB.

Penyebab kebakaran rumah warga yang beralamat di Jalan Durian Raya No 6 RT 1/RW 2, Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang ini diduga karena konsleting listrik.

Kabid Ops Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Untung Sugiono mengatakan api pertama kali muncul dan membakar depan rumah di tempat jualan pakan burung.

Sejumlah petugas pemadam kebakaran sedang melakukan pendinginan api.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran sedang melakukan pendinginan api. (Istimewa)

"Warga setempat melihat adanya asap dan api dari rumah Tonny, (kemudian) membangunkan pemilik rumah dan membantu memindahkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (12/2)

"Tonny Ardianto, pemilik rumah terbangun melihat api membakar bagian depan rumah," sambungnya.

Dalam menindaklanjuti musibah kebaran ini Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang menerjunkan lima armada pemadam kebakaran dan satu armada elf.

"Jumlah personel 36 orang. Alat yang digunakan, masker, helm,  APD, selang 1,5 dan noozle 1,5," bebernya.

Kabid Ops Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran, memperkirakan total kerugian akibat kebakaran rumah yang dihuni oleh 1KK, lima jiwa ini mencapai ratusan juta rupiah.

"Total kerugian kurang lebuh 500 juta. Korban nihil (tidak ada)," kiranya.

Adapun langkah langkah yang dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dalam menindak lanjuti musibah kebakaran.

"Mendatangi TKP kejadian 65 (kebakaran), melaksanakan tugas pemadaman, pendinginan, menghubungi PLN, membuat laporan dan melaporkan kepada pimpinan," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved