Berita Semarang
Keluhan Warga soal Parkir Semarang, Sebulan Bisa Habis Ratusan Ribu
Setiap sudut di pusat kota Semarang banyak ditemukan kantung parkir. Tak heran, pengguna parkir harus rogoh kocek hingga ratusan ribu untuk membayar
Penulis: iwan Arifianto | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setiap sudut di pusat kota Semarang banyak ditemukan kantung parkir.
Tak heran, pengguna parkir harus rogoh kocek hingga ratusan ribu untuk membayar biaya parkir.
"Saya sehari untuk parkir saja habis Rp10 ribu, sebulan bisa sampai Rp300 ribu, itu untuk parkir saja," ujar ojek online (ojol) Semarang, Rifki Gozali (25) kepada Tribun, Sabtu (18/2/2023).
Biaya parkir paling besar harus dikeluarkan saat menerima orderan di bandara, stasiun atau tempat wisata.
Menurut Rifki, hal itu tidak masalah lantaran berkarcis.
Namun, ia lebih mempersoalkan parkir liar yang biasanya dilakukan di tempat seperti minimarket, warung makan, gerai ATM dan titik lainnya.
"Di lokasi seperti itu saya tanya dulu, biaya tidak tentu, ada yang seribu sampai tiga ribu tergantung juru parkirnya," ujarnya.
Ia tak bisa berbuat banyak untuk menghadapi juru parkir liar sehingga mau tidak mau harus tetap membayar.
"Tahu sendiri misal kita tak mau membayar risikonya apa bisa jadi keributan,ya udah bayar aja," bebernya.
Ia berharap, Pemkot Semarang hendaknya melakukan penertiban parkir liar.
Setidaknya ada penyelarasan tarif parkir di semua tempat sehingga biaya parkir bisa lebih masuk akal.
Apalagi pekerjaannya sebagai ojol dengan penghasilan tidak menentu.
"Biaya parkir kita tanggung sendiri, misal ada customer yang baik hati baru dibayarkan," ucapnya.
Ojol Semarang, M Ucup menjelaskan, tarif parkir liar di jalanan kota Semarang rentang antara Rp2 ribu hingga Rp5 ribu.
Tarif tersebut tidak berbeda jauh dengan di tempat resmi seperti rumah sakit dan mal, biaya parkir di tempat itu mulai dari Rp1 ribu sampai Rp3 ribu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Juru-parkir-melayani-pengguna-parkir-yang-hendak-pergi-di-Semarang-Selatan.jpg)