Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Wonosobo

Kodim 0707/ Wonosobo Lakukan Penghijauan dengan Tanam 666 Bibit Pohon

Kodim 0707/Wonosobo bersama Perhutani dan DLH Wonosobo melaksanakan kegiatan penghijauan di Dusun Sedayu.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: rival al manaf
Pendim 0707/Wonosobo
Kegiatan penghijauan di Dusun Sedayu, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sapuran, Jum’at (17/02/2023) oleh Kodim 0707/Wonosobo bersama Perhutani dan DLH Wonosobo.  

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Kodim 0707/Wonosobo bersama Perhutani dan DLH Wonosobo melaksanakan kegiatan penghijauan di Dusun Sedayu, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sapuran, Jum’at (17/02/2023).

Kapten Inf Iwan Nafarin selaku Pasiter melaporkan ada sebanyak 666 bibit pohon yang ditanam di lahan milik Kodim 0707/Wonosobo ini. 

"Ada berbagai jenis pohon di antaranya pohon Jabon 25 batang, Kopi 90 batang, Ekaliptus 25 batang, Cemara 200 batang, Albasia 25 batang, Damar 74 batang dan Bintami 200 batang," ucapnya.

Baca juga: Thoriq dan Fuji Klarifikasi Soal Hubungan Asmara Mereka Berdua, Resmi Putus?

Baca juga: Video Banjir Solo Landa Kecamatan Grogol dan Mojolaban, Forkopimda Sukoharjo Kirim Bantuan

Sementara itu, Letkol Inf Rahmat saat membuka acara menyampaikan, penghijauan ini sebagai upaya penyelamatan lingkungan dari kerusakan alam.  

Tanpa disadari saat ini sudah terjadi pemanasan global dan berbagi kerusakan alam lainnya. 

Dalam rangka mengantisipasi permasalahan tersebut, Kodim 0707/Wonosobo menggandeng Perhutani dan DLH Wonosobo melaksanakan penghijauan

Kerusakan alam juga berdampak pada mengeringnya mata air saat musim kemarau, ataupun longsor saat musim penghujan. 

Saat ini pemerintah terus berupaya memperbaiki kerusakan alam dengan berbagai kegiatan salah satunya adalah dengan melaksanakan penghijauan atau reboisasi. 

Kodim 0707/Wonosobo turut serta melaksanakan penghijauan dengan harapan, alam bisa kembali lestari seperti dahulu kala.

Saat ini lapisan ozon sudah semakin menipis. Peristiwa ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti berkurangnya lahan yang hijau karena sudah berubah menjadi pemukiman atau industri sehingga menimbulkan dampak negatif bagi kelestarian lingkungan.

"Untuk itu TNI mempunyai program penghijauan untuk lahan-lahan yang kritis seperti yang dilakukan saat ini,” tutur Dandim.

Dandim menambahkan, penyelamatan lingkungan merupakan tanggung jawab bagi semua orang yang merupakan warisan untuk anak cucu selanjutnya. 

"Sehingga kita harus menjaga dengan menggandeng Perhutani, Dinas Lingkungan Hidup, Ormas, serta masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan penghijauan dengan harapan sasaran bisa tercapai," imbuhnya.

Kegiatan penghijauan ini diharapkan ke depannya orang akan lebih peduli dengan lingkungan dan memperhatikan kepentingan lainnya.

Masyarakat akan lebih sadar dalam menata dan memelihara pelestarian lingkungan. Sesuatu yang sederhana seperti penghijauan oleh masing-masing individu, akan memberikan manfaat yang besar untuk sesama. 

"Peran serta masyarakat dalam menanam pohon untuk penghijauan sangat penting sekaligus menjaga pohon-pohon yang telah ditanam dengan dirawat dan dipelihara,” pungkasnya. (ima) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved