Dongeng Anak Sebelum Tidur Bahasa Sunda Fabel Gajah dan Semut
Inilah dongeng yang cocok dibacakan untuk anak sebelum tidur berbahasa Sunda, cerita fabel gajah dan semut.
Penulis: non | Editor: galih permadi
"Gajah, hati-hati berjalannya jangan sekehendak hati ke sebelah sana, sebab semut sedang membuat sarang takutnya nanti terinjak kasihan," kata burung garuda mengingatkan.
"Wah sepertinya tidak seberapa semut. Terinjak paling juga remuk!" gajah menjawabnya sangat sombong sekali, merasa dirinya besar, merasa dia kuat.
Kepada yang lebih kecil tidak menghargai sama sekali.
Begitu pula dengan kadal afrika yang suka mengerjakan kebaikan memberi tahu kepada gajah supaya tidak semaunya berjalan takut menginjak sarang semut, tidak patuh tetap saja gajah itu berjalan menuju jutaan semut yang sedang sibuk mengangkut tanah di dalam lubang.
Sesampainya dengan tumpukan rumah semut itu, hanya bisa pasrah saja semut yang banyaknya ribuan itu terinjak, satu persatu mati karena tidak terburu kabur.
Melihat rakyatnya ribuan mati terinjak gajah, raja semut marah sekali. Gajah ditantang perang.
Gajah yang ditantang perang bukannya sadar dengan kesalahan, malah merasa senang sambil sombong.
Dia tertawa. Kalau semut membuat siasat untuk perang dengan gajah, ribuan semut membuat lubang yang dalamnya lebih besar dari gajah.
Dalam waktu yang sudah ditentukan pertempuran dimulai.
Banyak hewan lainnya yang menonton perang bercampurnya antara pasukan semut dengan gajah.
Gajah menyerang akan menginjak-nginjak ribuan semut yang menantang perang dengannya.
Semut sengaja menantang dari jalan-jalan yang sudah digali itu.
Tentu ditantang dengan seperti mengolok-ngolok, gajah semakin marah.
Bergegas menyerang ke depan tidak memperhatikan injakan.
entu saja saat sampai dengan lubangnya, tentu sajah gajah terjatuh menggantung masuk ke lubang sambil tergantung di lubang.
Gajah hanya bisa bergoyang-goyang tidak bisa naik keatas.
Semut sudah pasti melihat lawannya terjerumus tidak tunggu lama langsung saja menggigit.
Tidak diberi ampun semakin lama semut semakin banyak, akhirnya gajah celaka atau sial tidak kuat melawan semut yang dari ukurannya begitu kecil, bukan tandingannya. (*)
tribunjateng.com
dongeng anak
dongeng anak sebelum tidur
Cerita Dongeng Anak
dongeng bahasa indonesia
dongeng sunda pendek
dongeng sunda pendek lucu
dongeng sunda singkat
dongeng pengantar tidur
dongeng sebelum tidur
dongeng fabel
Sosok Salsa Erwina, Wanita Garang & Berani Tantang Ahmad Sahroni Anggota DPR RI untuk Lakukan Ini |
![]() |
---|
Chord Kunci Gitar Tabola Bale - Silet Open Up feat. Jacson Zeran, Juan Reza dan Diva Aurel |
![]() |
---|
Unggahan Perdana Zize Setelah Menyandang Status Janda, Diserbu Warganet & Kini Batasi Kolom Komentar |
![]() |
---|
Cara Mengecek Status Pengajuan Pinjaman KUR BRI 2025 Lewat Online Tanpa ke Kantor |
![]() |
---|
Wanita Muda Korban Pembunuhan di Tegal Dimakamkan di Brebes, Ibu Korban Pingsan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.