Berita Blora
DLH Blora Ingin Setiap Sekolah Miliki Bank Sampah, Karena Alasan Ini
Coba kalau seandainya, masing-masing sekolah mau mengelola sampah, mungkin bisa jadi sekolah tidak perlu mengambil iuran siswa.
Penulis: ahmad mustakim | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Tim Forum Kabupaten Sehat (FKS) Blora terus bergerak menuju Kabupaten Blora sehat.
Kabid kebersihan, Pengelolaan Sampah, Pengendalian B3, dan Limbah B3 DLH Kabupaten Blora, Bayu Himawan ingin ada Bank Sampah di setiap sekolah.
Hal itu disampaikan bersama Ketua Tim Koordinator Tatanan 4 -Satuan Pendidikan Sugiyatno, Rabu (1/3/2023).
"Kami ingin di sekolah, ada Bank Sampah."
"Jadi fungsikan para siswa agar melakukan pemilahan sampah."
"Nanti yang sampah organik ini bisa jadi uang," kata Bayu Himawan melalui Tribunjateng.com, Rabu (1/3/2023).
Baca juga: Tiap Bulan Sasar 5 Orang, Polres Blora Mulai Gelar Program Operasi Katarak Gratis
Alasannya, Bayu Himawan sering mendengar ada sekolah yang menarik iuran dan viral di media sosial.
"Coba kalau seandainya, masing-masing sekolah mau mengelola sampah, mungkin bisa jadi sekolah tidak perlu mengambil iuran siswa," ungkap Bayu Himawan.
Sementara itu, Sugiyanto mengatakan, koordinasi ini bukan hanya di saat mau penilaian.
Namun untuk menuju kabupaten sehat yang berkelanjutan.
Baca juga: Warga Cepu Blora Ini Sudah Lega, Bisa Daftar Program Sertifikat HGB dan Hak Pakai Kawasan Wonorejo
"Kami ingin kegiatan yang dikerjakan di sekolah tidak sekadar saat penilaian."
"Yang kami inginkan ini juga untuk ke depannya, artinya berkelanjutan."
"Tidak asal dibedaki untuk penilaian saja," papar Sugiyanto kepada Tribunjateng.com, Rabu (1/3/2023).
Sekretaris Dindik Kabupaten Blora, Widodo menyambut baik program tersebut.
Pihaknya akan selalu siap mendukung program - program yang menjadi unggulan demi kemajuan Blora.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rakor-dindik-blora.jpg)