Berita Video
Video Sekda Kritisi Cara Kerja Disdag Kota Semarang: PKL Harus Bisa Dikelola
Sekda mendorong Disdag Kota Semarang mencari lokasi-lokasi yang memungkinkan untuk penampungan PKL, perlu disentralisasi agar mudah diawasi.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Tim Video Editor
"Kami tidak bisa kontrol."
"Kalau tersentral dengan baik, tidak di sepanjang jalan, kotanya bersih," ucapnya melalui Tribunjateng.com, Selasa (28/2/2023).
Dia mencontohkan, penataan PKL di Alun-alun Masjid Agung Semarang.
Pengelola memberikan keamanan kepada pengunjung.
Sampah juga tertata dengan bagus.
Hal itu membuat masyarakat lebih nyaman.
"Kami harap nanti bisa ditata sentra-sentra PKL seperti itu," ucapnya.
Pendataan Disdag Kota Semarang terkait jumlah PKL ada sekira 7.617.
Menurut Iswar, jumlah itu terlalu sedikit dibanding kondisi di lapangan.
Dia yakin masih banyak PKL-PKL yang belum terdata keberadaannya.
Mereka yang belum terdata diharapkan bisa segera terdata dan bisa dipusatkan di sentra PKL.
"7.000 itu terlalu sedikit."
"Ada 177 kelirahan, masa setiap wilayah hanya ratusan, tidak mungkin," ungkapnya. (*)