Berita Jateng
Final Zulhas Cup 2023:Tim Pegandon Kendal Juara Setelah Menang dalam Drama Adu Penalti
Tim Pegandon, Kendal berhasil keluar menjadi juara setelah menjalani adu penalti kontra Kecamatan Tingkir, Salatiga pada laga puncak Liga Zulhas Cup
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Tim Pegandon, Kendal berhasil keluar menjadi juara setelah menjalani adu penalti kontra Kecamatan Tingkir, Salatiga pada laga puncak Liga Akurat Zulhas Cup 2023 di Stadion Wujil, Kabupaten Semarang, Sabtu (4/3/2023).
Tim Pegandon menang secara dramatis lewat adu penalti dengan skor 4-3 setelah sebelumnya menjalani pertandingan sama kuat 1-1.
Dalam jalannya pertandingan waktu normal, Kecamatan Tingkir yang diperkuat eks pemain PSIS Semarang musim 2019, Heru Setyawan atau akrab disapa Eto'o sebenarnya unggul lebih dulu di babak pertama.
Pada pertandingan ini, kedua tim bermain dalam kondisi lapangan becek dan beberapa titik tergenang air. Dalam jalannya pertandingan juga sempat diguyur hujan deras.
Proses jalannya babak adu tos-tosan, dua penendang awal tim Tingkir yakni Feri dan Rifki gagal menjadi algojo lantaran tendangan 12 pas diantisipasi dengan baik kiper Pegandon M. Ulumudin.
Sementara dua penendang awal tim Pegandon, Kendal Fajar dan Dimas berhasil menceploskan bola dengan mulus dari titik 12 pas. Skor 2-0.
Heru Eto'o penendang ketiga Tingkir berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Kurniawan algojo ketiga Kendal melebarkan skor 3-1 untuk Pegandon.
Penendang keempat Akbar dari Tingkir berhasil memperkecil skor menjadi 3-2 dalam adu penalti. Hal ini terjadi lantaran penendang keempat Pegandon andika gagal menceploskan gawang.
Dian penendang kelima dari Salatiga berhasil menyamakan kedudukan dengan skor 3-3.
Sementara penendang kelima Pegandon gagal yakni Lukman.
Penendang penentu Kendal, Zola berhasil menceploskan bola dengan sempurna, skor 4-3 untuk kemenangan dari adu penalti untuk Tim Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal.
Hasil ini membuat Tim Kecamatan Pegandon Kendak keluar sebagai juara Liga Akurat Cup 2023. Perwakilan Kendal berhak mendapatkan uang pembinaan Rp 25 juta dan piala pemenang.
Usai pertandingan, pelatih Kecamatan Pegandon Sandi Yala mengaku bersyukur timnya mampu memenangkan pertandingan.
Ia tak menampik, salah satu strateginya yakni mewaspadai marquee player tim Tingkir, Heru Eto'o.
"Alhamdulillah terimakasih sama allah memberikan rejeki kepada tim kami ke babak final antar kabupaten dan alhamdulillah kami bisa juara, dengan permainan tadi sama-sama fairplaynya," ungkapnya usai laga.
"Strategi khusus menjaga Heru eks PSIS, dan dengan kondisi cuaca yang sedemikian rupa alhamdulillah kita bisa mengimbangi dan mendapat hasil maksimal," katanya.
Ia berharap, event Zulhas Cup bisa kembali berlangsung secara rutin setiap tahun.
"kita menunjukkan permainan yang baik dan kita pengennya untuk Zulhas Cup ini diagendakan tahunan dengan format yang lebih rapi lagi dengan perbaikan dari kekurangan penyelenggaraan tahun ini," jelasnya.
Sementara itu, Heru Eto'o mengatakan timnya sudah bermain bagus namun Dewi Fortuna pada laga ini belum memihak kendati unggul lebih dulu.
Faktor lapangan yang becek diakui pemain Liga 2 Kalteng Putra tersebut menyulitkan tim dalam mengembangkan permainan.
"Kita tadi sudah berusaha maksimal, tapi karena kesalahan sendiri jadi kemasukan akhirnya penalti dan kalah. Memang belum rejekinya saja hari ini. Saya rasa juga pertandingan hari ini sangat menarik. Ya lapangan licin tidak bisa buat main, cukup menganggu permainan. Strategi sudah kami terapkan dengan baim tapi karena kondisi lapangan becek jadi tidak bisa main sesuai kemauan kita," ungkap Heru.
Hadirnya turnamen Zulhas Cup 2023 ini bukan hanya sebatas pertandingan antar kampung (Tarkam) namun juga sebagai wadah bagi pesepakbola asla klub kompetisi Liga 2 dan Liga 3 yang saat ini dihentikan.
Zulhas Cup merupakan gagasan Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan untuk membangkitkan gairah sepakbola Indonesia, tapi juga memberikan dampak bagi sektor atau bidang selain olahraga.
Salah satunya adalah dampak ekonomi, di mana Zulhas meyakini kehadiran turnamen antar-kecamatan di Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Kota Semarang ini membangkitkan UMKM di empat wilayah Jawa Tengah tersebut.
"Tentu saja kebangkitan untuk dunia olahraga nasional khususnya bola akan berdampak juga kepada kebangkitan ekonomi masyarakat kecil dan menengah (UMKM) setelah pandemi menghantam kita semua. Ini semua akan bangkit," ucapnya.
Susunan pemain:
Tim Kecamatan Tingkir, Salatiga :
Rian (GK), Risky, Deva, Dedi, Dian, Feri, Heru, Eko, Eki, Rifki, Agus
Pelatih : Wahyu H
artono
Tim Kecamatan Pegandon, Kendal :
M. Ulumudin (GK), Andika, M.M. anwar, Fajar Wawan, Ridho Setiawan, Ananda Zola, Lukman Soleh, Setiawan, Dimas Sevila, Rizki Kurniawan, Nabil Aufa.
Pelatih : Sandi Yala
Baca juga: KISAH NYATA : Perampok Pom Bensin Sebesar Rp 345.000, Sembunyi di Gua Sampai 14 Tahun, Ini Kisahnya
Baca juga: WISATA TEGAL : Pengunjung Objek Wisata Waduk Cacaban Tegal Sedikit Lengang, Faktor Cuaca Berpengaruh
Baca juga: Buka Muswil Muhammadiyah dan Aisyiyah Jateng di Tegal, Ganjar Ungkap Kekagumannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tim-sepakbola-Kecamatan-Pegandon-Kendal.jpg)