Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Masuk Kategori Desa Miskin Ekstrim, Desa Kepoh Digarap DP3AP2KB Jateng dan Dinsos Blora

Desa Kepoh Kecamatan Jati, Blora digarap oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk.

Tayang:
Penulis: ahmad mustakim | Editor: rival al manaf
(Dok. Humas Prokopim Blora) 
Dipilih Sebagai Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, DP3AP2KB Jateng dan DinsosP3A Blora dengan fasilitator dari Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) menggelar Workshop Need Assesment dan Sumberdaya Lokal selama dua hari 2 (6 - 7 Maret 2023) di Desa Kepoh, Kec. Jati, Blora 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Desa Kepoh Kecamatan Jati, Blora digarap oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Jawa Tengah dan Dinsos P3A Blora.

Hal ini menyusul desa tersebut terpilih sebagai Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).

Sebagai langkah awal, DP3AP2KB Jateng dan DinsosP3A Blora dengan fasilitator dari Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) menggelar Workshop Need Assesment dan Sumberdaya Lokal selama dua hari 2 (6 - 7 Maret 2023) di desa setempat.

Konsep yang diusung di kegiatan itu adalah konsep pendidikan kritis dan pelatihan keterampilan yang berorientasi pada proses, serta tahapan yang berkesinambungan.

Turun langsung ke lapangan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Ainia Salichah Arief Rohman, Kepala Dinas P3AP2KB Jawa Tengah, Retno Sudewi,  Kepala Dinas Sosial P3A Blora, Indah Purwaningsih termasuk fasilitator dari YSKK.  

Indah Purwaningsih mengatakan, Desa Kepoh merupakan salah satu desa kategori miskin ekstrim.

"Untuk itu desa tersebut menjadi desa yang dipilih sebagai Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, dan akan diintervensi baik oleh DP3AP2KB Jawa Tengah dan Dinsos P3A Kabupaten Blora," ucap Indah Purwaningsih kepada tribunmuria.com, Selasa (7/3/2023).

Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Jawa Tengah, Retno Sudewi menyampaikan, salah satu arahan Presiden Joko Widodo terkait DRPPA adalah peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan yang berperspektif gender.

Sehingga dengan adanya Workshop Need Assesment dan Sumberdaya Lokal, lanjut Retno Sudewi, diharapkan mampu mewujudkan perempuan mandiri dan berdaya secara ekonomi, sehingga dapat mendukung bagi perekonomian nasional.

Pada hari pertama kegiatan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Ainia Salichah Arief Rohman,  memberikan motivasi dan harapan bagi perempuan untuk bisa bangkit untuk memajukan perekonomian Desa Kepoh.

Menurutnya, di Desa Kepoh banyak potensi lokal yang bisa diolah dan dikembangkan menjadi sumber penghasilan.

"Melalui Workshop diharapkan mampu menggali potensi-potensi yang bisa dikembangkan dan meningkatkan roda perekonomian keluarga," terangnya.

Di hari kedua, Selasa (7/3/2023), fasilitator dari YSKK memfokuskan pada optimalisasi pengolahan produk berbahan baku potensi lokal.

Sebagai awal dilakukan assessment atau pemetaan untuk bisa menentukan bahan potensi lokal daerah yang memiliki nilai ekonomis sebagai dasar pengolahan produk berbahan baku potensi lokal.

Selain itu juga dilakukan penguatan pengetahuan dan pola pikir anggota kelompok dalam kewirausahaan yang berperspektif gender. (kim)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved