Opini
Opini Prof Dr Ir Saratri Wilonoyudho: Mudik dan Proyek Abadi?
Menjelang arus mudik 2023, jalanan pantura Jawa Tengah perbatasan Jawa Timur, masih macet parah hingga awal Maret yang lalu.
Dari persoalan tersebut, pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana nasib penetapan sebagian kawasan Jawa Tengah sebagi Pusat Pertumbuhan Utama ? Dalam RPJMD Jateng 2018-2023 disebutkan bahwa pusat pertumbuhan utama meliputi wilayah aglomerasi industri manufaktur, sentra produksi, pusat potensi pariwisata yang menjadi mesin perekonomian bagi wilayah wilayah di sekitarnya.
Kawasan pertumbuhan utama tersebut dituangkan dalam Perpres No. 79 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal-Semarang-Salatiga Demak-Grobogan, Kawasan Purworejo-Wonosobo-Magelang-Temanggung, dan Kawasan Brebes-Tegal-Pemalang pada Tanggal 20 November 2019,serta pengembangan Kawasan Industri Brebes beserta penduduknya, pengembangan Kawasan Industri Kendal dengan menetapkan industri sektor tertentu menjadi Kawasan Ekonomi Khusus.
Dengan demikian, pembangunan infrastruktur menjadi prasyarat utama yang harus dipenuhi, yakni meliputi sarana dan prasarana kewilayahan untuk mendukung aktivitas ekonomi di dalam kawasan ataupun memfasilitasi pergerakan arus barang dan orang
Jawa sudah hampir menjadi pulau kota, karena aglomerasi industri cenderung di perkotaan, penyerapan tenaga kerja tinggi, dengan PMA besar sehingga kemungkinan terjadi footloose industry, yang memunculkan masalah transportasi dan masalah lingkungan. Masihkah ini akan ditambahi buruknya manajemen infrastruktur terutama jalan dan jembatan ?
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.