Berita Pekalongan
Tekan Inflasi, Wali Kota Pekalongan Aaf Pantau Operasi Pasar Murah Ramadan
Operasi pasar murah Ramadan diselenggarakan oleh Dindagkop UKM bersama PT Bulog di halaman Kantor Dindagkop UKM Kota Pekalongan, Jumat (7/4/2023).
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid memantau pelaksanaan operasi pasar murah Ramadan yang diselenggarakan oleh Dindagkop UKM bersama PT Bulog di halaman Kantor Dindagkop UKM Kota Pekalongan, Jumat (7/4/2023).
Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, operasi pasar murah ini sudah beberapa kali dilakukan dan akan terus digelar.
Hal ini mengingat perlunya masyarakat terkait kebutuhan sembako, terlebih selama Ramadan hingga Lebaran yang biasanya sering mengalami kelonjakan harga seperti beras, minyak, dan gula.
"Kami berterima kasih kepada Dindagkop UKM Kota Pekalongan dan PT Bulog, yang telah rutin dan kontinue menggelar operasi pasar di Kota Pekalongan," kata Achmad Afzan Arslan Djunaid melalui Tribunjateng.com, Jumat (7/4/2023).
Baca juga: Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Lebaran, Ini Pesan Sekda Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar
Baca juga: Sekda Kabupaten Pekalongan Akbar: Arus Mudik Lebaran Diprediksi Naik 14,2 Persen
Wali Kota Aaf panggilan akrabnya berharap agar operasi pasar murah Ramadan ini dapat membantu dan meringankan beban masyarakat Kota Pekalongan, khususnya masyarakat yang kurang mampu.
"Alhamdulillah kegiatan operasi pasar murah Ramadan ini dapat berjalan baik, tertib, aman, dan lancar."
"Operasi pasar ini penting dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok stabil selama bulan puasa atau Ramadan hingga Lebaran," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dindagkop UKM Kota Pekalongan, Budiyanto menjelaskan, operasi pasar Ramadan ini dalam rangka menekan angka inflasi dan masih dalam rangkaian Hari Jadi ke-117 Kota Pekalongan.
Dindagkop UKM Kota Pekalongan bersama PT Bulog menyelenggarakan pasar murah ini dengan menyediakan beberapa komoditas bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat dengan harga yang terjangkau.
"Dalam operasi pasar Ramadan ini disediakan 400 paket sembako murah, berisikan 5 kilogram beras premium, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir."
"Harga sepaketnya dibanderol Rp 70 ribu dari harga normal di pasaran Rp 95 ribu," katanya kepada Tribunjateng.com, Jumat (7/4/2023).
Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Besok Kota Pekalongan, Ramadan Hari Ke-17, Sabtu 8 April 2023
Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Besok Kabupaten Pekalongan, Ramadan Hari Ke-17, Sabtu 8 April 2023
Pihaknya mengungkapkan, operasi pasar murah ini bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari selama Ramadan hingga Lebaran.
"Mekanisme pembeliannya, melalui kupon yang sebelumnya kami sudah distribusikan melalui kelurahan dan UMKM yang dianggap mereka membutuhkan," ungkapnya.
Wulan (45), warga Kelurahan Podosugih, Kecamatan Pekalongan Barat senang dan bersyukur bisa mendapatkan sembako dengan harga yang miring dibandingkan di pasaran.
"Alhamdulillah, selisih harganya lumayan jauh dengan harga sembako yang dijual di pasaran."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pasar-murah-dindagkop-ukm-kota-pekalongan.jpg)