Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ramadan 2023

Tebus Murah Cabai dan Bawang Hanya Rp 1.000 pada Bazar Ramadan di Balai Kota Semarang  

Bazar Ramadan di halaman Balai Kota Semarang yang digelar oleh Pemerintah Kota Semarang bersama sejumlah stakeholder

|

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bazar Ramadan di halaman Balai Kota Semarang yang digelar oleh Pemerintah Kota Semarang bersama sejumlah stakeholder menyediakan berbagai kebutuhan pokok. 

Di antaranya, cabai dan bawang merah yang disediakan oleh Bank Indonesia. 

Masyarakat bisa tebus ⊃1;/⁴ kilogram cabai maupun ⊃1;/⁴ kilogram bawang merah masing-masing sebesar Rp 1.000. Pembayaran dilakukan menggunakan Qris. 

Masyarakat tinggal scan Qris, langsung mendapatkan komoditi tersebut. 

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra mengatakan, cabai dan bawang merah menjadi komoditi pemicu inflasi saat Ramadan dan Hari Raya.

Maka, pihaknya berupaya menekan inflasi dengan menyediakan cabai dan bawang merah hanya Rp 1.000.

Dengan demikian, diharapkan tidak ada lonjakan inflasi jelang Idulfitri tahun ini. 

"Cabai dan bawang merah ini salah satu pemicu inflasi ketika Ramadan dan Hari Raya. Maka, kami operasi pasar murah dengan harga Rp 1.000 per seperempat kilogram," papar Rahmat, usai pembukaan bazar, Kamis (13/4/2023). 

Uang yang didapatkan dari hasil penjualan tersebut, lanjut Rahmat, masuk ke PMI Jawa Tengah. Ini menjadi upaya Bank Indonesia membantu di bidang kemanusiaan. 

Adapun suplai cabai dan bawang merah diambil dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kabupaten Demak. Langkah ini bagian dari upaya membantu petani memasarkan hasil pertanian mereka. 

"Jadi, kami membantu Gapoktan sekaligus PMI, serta masyarakat untuk mendapat cabai dan bawang dengan harga murah," ucapnya. 

Selain turut serta dalam Bazar Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Semarang, Bank Indonesia juga berencana mengadakan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi (GNPI) di Alun-Alun Johar pada Jumat (14/4/2023). 

"GNPI ini ada tujuh kegiatan, diantaranya operasi pasar murah, digitalisasi farming, dan sebagainya. Besok baru kami gaungkan se-Jateng. Nanti ada Pak Ganjar dan Bu Ita," bebernya. 

Warga Krapyak, Semarang Barat, Alan Henry mengatakan, tebus murah bawang dan cabai senilai Rp 1.000 sangat menguntungan bagi masyarakat. Apalagi menjelang Lebaran, cabai dan bawang sangat dibutuhkan. 

"Biasanya kan kalau Lebaran masak-masak, butuh cabai dan bawang. Tapi, sayangnya hanya dua komoditas itu," paparnya. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved