Puisi Perjalanan Laut D.Zawawi Imron
Puisi Perjalanan Laut D.Zawawi Imron. PERJALANAN LAUT dalam begini, meski bisa kutebak kabut yang besok akan meledak, renyai musim labuh akan menung
Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM- Puisi Perjalanan Laut D.Zawawi Imron.
PERJALANAN LAUT
dalam begini, meski bisa kutebak kabut yang besok akan
meledak, renyai musim labuh akan menunggu kuncup bersujud dalam
kelopak.
hai, camar-camar yang nakal, kenalkah kalian pada merpati
uutih milik pertapa?
bisik-bisik berangkat ke dalam gua, tapi gua itu sepi, ular-
ular pada bernyanyi menuju laut karena wangsit ternyata boneka
cantik yang berisikan bom waktu.
ketika kutulis sajak ini aku tersenyum sendiri karena gagal
meniru teriak gagak.
lampu-lampu memainkan laut, malam memainkan api, jiwaku yang
berpancang bulan sabit kadang mengambang atas pasang dan
tenggelam dalam surut.
1978
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dzawawi-imron.jpg)