Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pendidikan

Momen Halalbihalal PGRI Jawa Tengah, Jadi Komitmen Kawal Pengangkatan Guru PPPK

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyatakan komitmennya untuk terus mengawal pengangkatan guru Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK).

Tayang:
Penulis: amanda rizqyana | Editor: raka f pujangga
Tribun Jateng/Amanda Rizqyana
Halalbihalal Keluarga Besar PGRI Provinsi Jawa Tengah pada Minggu (7/5/2023) di Gedung Balairung Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Jalan Lontar Nomor 1 Kelurahan Karangtempel, Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyatakan komitmennya untuk terus mengawal pengangkatan guru Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK).

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PGRI Jawa Tengah, Dr. Muhdi, di momen Halal Bihalal Keluarga Besar PGRI Provinsi Jawa Tengah pada Minggu (7/5/2023).

Acara tersebut diselenggarakan di Gedung Balairung Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Jalan Lontar Nomor 1 Kelurahan Karangtempel, Kota Semarang.

Baca juga: Jadi Saka Pembangunan Daerah, PGRI Wonosobo Dorong Guru Tingkatkan Disiplin dan Profesionalitas 

Dr. Muhdi menegaskan pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun pemerintah daerah di wilayah Jawa Tengah.

Korespondensi berkirim surat tersebut merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan guru PPPK di Jawa tengah maupun di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

"PGRI masih menunggu finalisasi kebutuhan formasi guru PPPK pada masing-masing kabupaten atau kota maupun provinsi," ujarnya.

Dr. Muhdi menyatakan sejumlah daerah sudah maksimal dalam mengajukan formasi guru PPPK.

Pihaknya pun dalam berkorespondensi mendorong agar anggaran disediakan oleh pemerintah daerah maupun provinsi agar dapat memenuhi kebutuhan guru PPPK.

Hal tersebut merupakan upaya mengawal janji pemerintah mengangkat sejuta guru PPPK.

"Bila pemerintah daerah tidak mengajukan sesuai kebutuhan, maka pemerintah pusat yang akan mengusulkan," katanya.

Pada kesempatan yang rutin diselenggarakan tiap tahunnya, Dr. Muhdi berharap PGRI dapat mempererat silaturahim dan persaudaraan sesama guru di Provinsi Jawa Tengah.

Ia juga menyampaikan, kelahiran organisasi profesi guru ini berangkat dari persaudaraan dan silaturahmi yang kemudian menjadi istilah solidaritas di kalangan organisasi.

Pihaknya berharap persaudaraan dan silaturahim yang menjadi jargon PGRI sebagai cita-cita guru terdahulu dalam upaya memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kami bermaksud selalu bersama memajukan pendidikan dan memuliakan guru," tutur Dr. Muhdi.

Baca juga: PGRI Jateng Tagih Janji Pusat, Penempatan 586 PPPK Guru yang Sempat Teranulir Tahun Ini

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, menyatakan mendorong rekan seprofesi di tingkat daerah agar aktif berkomunikasi dengan pemerintah daerah setempat.

Pihaknya juga memberikan dorongan yang sama pada guru PPPK maupun guru yang belum tersertifikasi.

"Kami pun mengharap PGRI di semua tingkatan agar berkomunikasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong agar kebutuhan guru di wilayah tersebut terpenuhi," ungkapnya. (arh)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved