Pemilu 2024
Konsolidasi PDIP Sumsel, Ganjar Kenang Sosok Taufik Kiemas
Sosok Taufik Kiemas langsung terngiang di pikiran Ganjar Pranowo saat memberikan semangat kepada ribuan kader PDIP Sumsel
Penulis: hermawan Endra | Editor: Catur waskito Edy

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sosok Taufik Kiemas langsung terngiang di pikiran Ganjar Pranowo saat memberikan semangat kepada ribuan kader PDIP Sumsel di GOR Dempo Jakabaring Palembang, Sabtu (20/5/2023).
Bagi Ganjar, suami Megawati Soekarnoputri yang merupakan putra daerah Sumsel itu, adalah sosok paling berjasa di balik kesuksesannya di dunia politik nasional.
"Kalau ke Sumsel, saya selalu terngiang almarhum Mas Taufik Kiemas. Beliau adalah salah satu putra terbaik Sumatra Selatan yang pernah saya temui," kata Ganjar.
Ganjar mengatakan, sosok Taufik Kiemas adalah guru politik sejak ia memutuskan gabung dengan PDIP. Ia mengenang, sosok Taufik adalah guru yang keras, namun selalu mengajarkan pelajaran penting.
"Setiap ketemu Mas Taufik Kiemas, saya itu dimarahin terus. Sampai-sampai, teman-teman itu melarang saya ketemu Mas Taufik. Karena takut saya dimarahi," kenangnya.
Namun, dia tak mengindahkan saran dari teman-temannya itu. Ia tahu, Taufik Kiemas bukan hanya sekadar marah, tapi juga mengajarkan tentang pentingnya memiliki mental pemenang.
"Saya paham betul, di balik marahnya Mas Taufik itu, dia sebenarnya sedang menggembleng mental saya. Apakah saya ciut atau berani," imbuhnya.
Hal itu terbukti saat ia memenangkan pertarungan di Pilkada Jawa Tengah 2013. Saat itu, namanya belum sepopuler saat ini. Popularitasnya hanya 7 persen dan elektabilitasnya hanya 3 persen saja.
Sementara lawannya adalah Bibit Waluyo, incumbent yang juga jenderal bintang dua. Namun, dengan semangat dan dukungan semua pihak, termasuk Puan Maharani yang menjadi panglima perangnya, Ganjar berhasil memenangkan pertarungan.
"Dan saat saya menang, Mas Taufik langsung memeluk saya. Beliau umumkan kepada wartawan, katanya begini. Teman-teman, Ganjar ini underdog, tapi bisa memenangkan pertarungan. Kemudian saya foto dengan beliau didampingi Mbak Puan. Foto bertiga itu saya pasang di rumah sampai sekarang sebagai saksi proses saya digembleng di PDIP," jelasnya.
Ganjar mengingat betul pertemuan terakhirnya dengan Ketua MPR itu. Saat itu, Taufik hendak ke Ende, namun batal karena sakit.
"Beliau dilarikan ke Singapura. Dan saya dikabari bahwa beliau meninggal. Beliau adalah guru saya, sahabat saya dan salah satu putra terbaik bangsa asal Sumatra Selatan. Alfatihah untuk beliau," pungkasnya.
(*)
Baca juga: Modena Demokan Menu Kreatif Indonesia dalam Acara Semarak Jejakk Kreatif 2023
Baca juga: Bupati Blora Apresiasi Bantuan Tower Air Beesih dari YBM BRILiaN di Desa Rowobungkul dan Jepangrejo
Baca juga: Hasil Semifinal Sudirman Cup 2023 China Vs Jepang , Tim Negeri Tirai Bambu Melaju ke Final
Baca juga: Murid-murid Valentino Rossi Ikut Membenci Marc Marquez, Dendam Kesumat Ikut Diwariskan
Bawaslu Kota Semarang Serap Aspirasi Disabilitas, Aksesibilitas ke TPS hingga Alat Bantu Braille |
![]() |
---|
Sejumlah Parpol di Jateng Garap Strategi Rebut Hati Anak Muda, Golkar Terus Rangkul Milenial |
![]() |
---|
Ketum LDII KH Chriswanto Santoso : Jangan Sampai Kita Patah Hati dengan Demokrasi |
![]() |
---|
Teka-teki Pertemuan Wali Kota Solo Gibran dan Prabowo Subianto Malam Nanti, Ini Kata Gibran |
![]() |
---|
Cak Imin Ingin Gunakan Kekuatan Kyai Untuk Menangkan Pemilu 2024 |
![]() |
---|