Berita Jateng
Bakso Solo hinga Nasi Pecel Ramaikan Bazaar UMKM Indonesia di Seoul, Promosikan Ekonomi Kreatif
Bakso Solo hingga nasi pecel ikuti bazar UMKM di Seoul, Korea Selatan pada Selasa (6/6/2023). Bazar itu dihadiri Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SOLO – Bakso Solo hingga nasi pecel ikuti bazar UMKM di Seoul, Korea Selatan pada Selasa (6/6/2023). Bazar itu dihadiri Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka bersama istri.
Tidak hanya makanan, minuman khas dari tanah air seperti jamu dan es cendol juga meramaikan bazar UMKM tersebut.
Bazar dalam rangka peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Korea Selatan ini diikuti 10 gerai terdiri dari Dharma Wanita Persatuan KBRI Seoul, Atase Perdagangan, Indonesia Trade Promotion Center.
BNI Seoul dan Garuda Indonesia, Warung Mbok Mumun, Cak Gundul, Warung Indonesia Sacheon, RM Sederhana, RM Rinjani, Royal Restaurant, Ulubelu Coffee, Foreign Country Mart.
Duta Besar Republik Indonesia di Seoul pada Pembukaan Bazaar UMKM Indonesia di KBRI Seoul, Gandi Sulistiyanto mengatakan penyelenggaraan bazaar UMKM ini merupakan pertama kalinya dilakukan di era pasca pandemi.
Ia mengatakan, secara khusus seluruh produk kuliner yang disajikan telah dikurasi tim KBRI, setiap UMKM menyediakan aneka jenis kuliner khas Nusantara dari bakso solo ke nasi pecel.
"Secara berkelanjutan, kami akan terus mempromosikan diplomasi ekonomi kreatif subsektor kuliner kepada masyarakat Korea."
"Baik di Indonesia maupun di Korea Selatan, UMKM memainkan peran integral sebagai motor penggerak ekonomi nasional," kata Sulis dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com.
Sulis mengatakan animo masyarakat sangat tinggi terlihat dari antrian panjang pada setiap booth. Masyarakat Indonesia juga datang berbondong-bondong untuk bertemu Gibran.
Walikota Surakarta menyampaikan kekagumannya kepada masyarakat Indonesia di Korsel yang bekerja keras mempromosikan produk kulinernya.
Dikenal sebagai penggerak UMKM, pada 2022 Walikota Surakarta mempromosikan karya UMKM di Paris melalui pagelaran bertajuk Java in Paris.
Di samping masyarakat Indonesia, turut hadir masyarakat Korea Selatan yang tampak antusias menikmati sajian otentik dari berbagai provinsi di Indonesia.
Gibran rencananya akan mengikuti beberapa agenda di Korea. Selain Bazaar UMKM Indonesia, Gibran dijadwalkan mengunjungi sejumlah creative hub dan meninjau prototype desain mobil listrik hasil kolaborasi Indonesia dan Hyundai.
Sebelumnya Gibran telah mengirimkan contoh desain produk mobil listrik dan saat ini Pemkot Solo tengah menunggu jadwal rilis kendaraan tersebut dari KBRI Seoul. (uti)
Baca juga: Berkat Program TMMD dan Sinergsi Pemkab Batang, Akses Sembung - Ketanggan Kini Mulus
Baca juga: PertaLife Goes To Campus, PertaLife Insurance Ajak Mahasiswa Universitas Al-Irsyad Cilacap
Baca juga: HUT ke-24, PNM Cabang Tegal Salurkan Paket Gizi untuk Tekan Angka Stunting
Baca juga: Ganjar Siap Fasilitasi Pengembangan Kendaraan Hemat Energi Karya Mahasiswa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bakso-solo-dan-nasi-pecel-di-Korea.jpg)