Pendidikan
Udinus Grand Launching Program Wirausaha Merdeka, Usung Tema Precision Technopreneurship
Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menggelar grand launching program Wirausaha Merdeka (WMK), Jumat (7/7/2023).
Penulis: amanda rizqyana | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menggelar grand launching program Wirausaha Merdeka (WMK), Jumat (7/7/2023).
Upaya ini bagian dari upaya Udinus untuk meningkatkan jumlah wirausahawan muda di Indonesia.
Udinus menjadi salah satu dari 34 Perguruan Tinggi Pelaksana (PTP) di Indonesia yang dipercaya menjalankan program tersebut.
Grand launching program WMK dilaksanakan di Gedung E Lantai 3, Kampus Udinus Pendrikan Kidul, Kota Semarang pada Jumat (7/7/2023) diikuti kalangan civitas akademika Udinus.
Pemukulan gong yang dilakukan oleh Rektor Udinus, Prof. Dr. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom., menjadi pertanda resminya program WMK di Udinus.
Secara resmi program mengusung tema ‘Precision Technopreneurship’ itu, diperuntukkan tak hanya untuk mahasiswa Udinus, namun juga untuk mahasiswa dari seluruh Indonesia.
Tema tersebut mengartikan bahwa dalam pelaksanaan Program Wirausaha Muda Merdeka, Udinus mengembangkan program dengan berbasis Teknologi Presisi menggunakan pendekatan Artificial dan Business Intelligence dalam upaya Penguatan Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan.
Baca juga: Tumbuhkan Jiwa Enterpreneur Mahasiswa, IT Telkom Purwokerto Buka Program Wirausaha Merdeka
Baca juga: Hore! Becak Listrik Karya Udinus Bakal Segera Beroperasi di Kota Lama Semarang
Baca juga: Wagub Jateng Ajak Mahasiswa Mulai Geluti Wirausaha
Penanggung Jawab PTP Program WMK Udinus, Dr. Kusni Ingsih, M.M., mengajak mahasiswa Indonesia Untuk memanfaat kesempatan ini sebaik mungkin.
Udinus berhasil lolos setelah mengikuti berbagai proses seleksi yang dilakukan oleh reviewer dari pengelola Program Wirausaha Merdeka.
Dengan beberapa komponen penilaian meliputi profil perguruan tinggi, program kewirausahaan yang diusulkan, serta perencanaan dan pengelola keuangan.
Udinus mendapatkan kuota maksimal 400 mahasiswa.
“Dengan terpilihnya Udinus sebagai salah satu PTP tentu ini kesempatan yang sangat baik, serta kuota itu kami bagi menjadi 60 persen untuk mahasiswa Udinus dan 40 % untuk mahasiswa luar Udinus," ujar wanita yang juga menjadi Wakil Rektor Bidang III Bidang Kemahasiswaan Udinus ini.
Pihaknya menghimbau agar mahasiswa Udinus dapat berpartisipasi dan menjadikan ini sebagai wujud realisasi dari komitmen berkontribusi nyata untuk Indonesia.
Dr. Kusni Ingsih menambahkan, program ini akan berfokus untuk memberikan ruang pembelajaran yang inovatif di luar perkuliahan pada umumnya.
Kegiatan ini juga mendorong mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi mereka agar dapat menjadi sumber daya yang unggul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/cccccccccccced.jpg)