Wonosobo Hebat

Keseruan Festival Cinta Keluarga Kabupaten Wonosobo, Bupati Afif Ingatkan Hal Ini

Tribunjateng.com/Imah Masitoh
Kemeriahan Festival Cinta Keluarga Kabupaten Wonosobo yang berlangsung di komplek Alun-alun Wonosobo, Sabtu (8/7/2023).   

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Festival Cinta Keluarga Kabupaten Wonosobo berlangsung di komplek Alun-alun Wonosobo, Sabtu (8/7/2023).

Festival Cinta Keluarga digelar bertepatan dengan Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional.

Berbagai kegiatan diselenggarakan untuk memeriahkan festival ini mulai dari senam bersama, lomba-lomba, layanan konseling, dan sebagainya.

Festival ini juga dimanfaatkan sebagai ruang apresiasi terhadap kader tim pendamping keluarga, tokoh, pegiat dan aparat di seluruh Kabupaten Wonosobo yang selama ini berkontribusi terhadap perwujudan keluarga berkualitas. 

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan, pembangunan keluarga menjadi dasar bagi pembangunan yang lebih besar.

Yakni sumber daya manusia yang menjadi faktor paling menentukan dalam keberhasilan pembangunan bangsa. 

"Hari Keluarga Nasional senantiasa kita peringati sebagai pengingat atas pentingnya peran keluarga dalam membangun kesejahteraan keluarga maupun masyarakat, utamanya melalui komunikasi dan edukasi yang positif," ujar Bupati Afif.

Baca juga: Puluhan Pelaku Industri Wonosobo Meriahkan Festival Sentra Industri 2023

Baca juga: Kita Institute Wonosobo Ajak Organisasi Sipil Genjot Partisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemerintah Kabupaten Wonosobo mengapresiasi kinerja Tim Pendamping Keluarga selama ini yang telah bekerja keras di lapangan. 

Mereka berkontribusi dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk, mempromosikan kesehatan, melakukan pencegahan kepada keluarga dengan risiko melahirkan anak-anak stunting dan tugas lainnya.

Tim Pendamping Keluarga di Kabupaten berjumlah 2.034 orang yang terdiri dari unsur TP PKK desa/ kelurahan, Kader KB dan Bidan Desa atau kader kesehatan lainnya yang bertugas mendampingi keluarga beresiko stunting di Kabupaten Wonosobo. 

Keluarga beresiko stunting di Wonosobo berjumlah 52,03 persen dari jumlah keluarga di Wonosobo atau sekitar 48.554 keluarga.

Berkat perjuangan Tim Pendamping Keluarga ini, Wonosobo mampu menurunkan angka stunting sebesar 5,4 persen dan angka kemiskinan sebesar 1,5 persen.

Hingga akhirnya Wonosobo juga mendapatkan penghargaan Manggala Karya Kencana dan Wira Karya Kencana beberapa waktu lalu.

"Saya sampaikan terima kasih, atas pengabdiannya dalam mengedukasi masyarakat dalam rangka membangun keluarga berkualitas, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Wonosobo," ungkapnya.

Melalui festival ini menandai lahirnya semangat baru 'Gerakan Cinta Keluarga' dimana setiap keluarga di Wonosobo diharapkan melakukan 5 aksi sederhana mencintai keluarga melalui beberapa hal.

Seperti cintai sebelum berharap dicintai, kenali potensi anggota keluarga, dukung impian masa depannya, luangkan 2 jam senja keluarga.

Lalu arus utamakan pengetahuan agama sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan, dan ganti gaya hidup keluarga dengan pola hidup bersih dan sehat serta peduli lingkungan. (ima)