Breaking News
Senin, 11 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kota Semarang

Menteri PPPA dan Mbak Ita Serap Aspirasi Anak-anak Lewat Jelajah Sapa

Wali kota Semarang Mbak Ita, mendampingi Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang dalam kegiatan Jelajah Sapa di Sekolah Berbasis Alam Kebon Dalem, Minggu

Tayang:
Editor: Muhammad Olies
istimewa
Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati dalam kegiatan Jelajah Sapa (Jelajah Sahabat Perempuan dan Anak) di Sekolah Berbasis Alam Kebon Dalem Tembalang, Minggu (16/7). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati dalam kegiatan Jelajah Sapa (Jelajah Sahabat Perempuan dan Anak) di Sekolah Berbasis Alam Kebon Dalem, Tembalang, Minggu (16/7).

Disamping memberikan motivasi kepada kaum perempuan dan anak-anak, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendengarkan aspirasi mereka.

“Ini merupakan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2023 yang rencananya dipusatkan di Kota Semarang pada tanggal 23 Juli dan rencananya dihadiri Bunda Bintang (panggilan akrab Menteri PPPA) dan Bapak Presiden Republik Indonesia. Tentu ini menjadi suatu kehormatan, karena Bunda Bintang memberi amanah untuk Kota Semarang sebagai tuan rumah (Hari Anak Nasional 2023),” terang Wali Kota Semarang yang akrab disapa Mbak Ita ini.

Ia menjelaskan alasan Sekolah Berbasis Alam Kebon Dalem Tembalang dipilih untuk dikunjungi Menteri PPA. Menurutnya, tempat tersebut menawarkan kegiatan di mana anak-anak akan berfokus pada alam sehingga meninggalkan media elektronik yang selama ini mereka gunakan.

“Kami menyampaikan ini adalah salah satu cara agar anak-anak ini mencintai alam. Mencintai kehidupan yang mestinya kita lalui pada saat anak-anak.  Jadi tidak hanya bermain gadget, kemudian tidak hanya melihat tv, atau main medsos. Tetapi juga bagaimana anak-anak ini mencintai alam, dan yang akan datang anak-anak ini juga akan bisa menularkan kepada teman-teman lainnya,” pungkas Mbak Ita.

Baca juga: Kota Semarang Tuan Rumah Hari Anak Nasional, 23 Juli 2023 Digelar di Tempat Terbuka

Baca juga: Festival Anak Peringati Hari Anak Nasional, Bupati Sragen Ajak Anak Mainkan Mainan Tradisional

Baca juga: Peringati Hari Anak Nasional, IIKSG Gelar Goes To School ke Sekolah Negeri di Rembang

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati berharap Hari Anak Nasional 2023 akan benar-benar menjadi hari raya bagi anak-anak Indonesia. Sehingga, menurutnya kegiatan Jelajah Sapa ini perlu dilaksanakan untuk mendengar suara dari anak-anak agar keinginannya dapat terpenuhi.

“Momentum hari anak ini memang harinya mereka. Jadi mereka harus bersuka cita apa yang menjadi kebutuhan mereka. Makanya kita ingin membuka ruang seluas-luasnya untuk mendengarkan suara mereka. Apa yang mereka inginkan, apa yang mereka harapkan. Nah di sinilah negara harus hadir untuk mereka,” jelas perempuan yang akrab disapa Bunda Bintang itu.

Pada kegiatan Jelajah Sapa tersebut, Bintang juga menyinggung mengenai kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia. Dirinya bersyukur karena sudah banyak perempuan yang berani untuk berbicara mengenai kekerasan yang sudah dia alami. Menurutnya, kekerasan terhadap perempuan ini merupakan fenomena gunung es yang masih banyak belum terungkap.

“Dengan semakin banyak kasus terungkap justru kami syukuri, karena kita akan bisa memberikan keadilan kepada korban dan efek jera kepada pelaku. Karena kalau kita berbicara kasus kekerasan (terhadap perempuan) ini kan seperti fenomena gunung es. Realitanya banyak kasus yang terjadi, namun tidak terungkap,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved