Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sosial

Pendidikan Jadi Kunci Anak Panti Asuhan Meraih Masa Depan Lebih Baik

Pendidikan untuk anak-anak panti asuhan menjadi salah satu cara untuk mengangkat hidup anak yatim menjadi lebih baik.

Editor: rival al manaf
istimewa
Foto bersama dengan anak anak panti. 

TRIBUNJATENG.COM - Pendidikan untuk anak-anak panti asuhan menjadi salah satu cara untuk mengangkat hidup anak yatim menjadi lebih baik.

Anak-anak yang kurang beruntung itu diharapkan tidak patah arang dalam mengejar pendidikan, bahkan minimal harus sampai ke perguruan tinggi.

Setidaknya itulah yang disampaikan kepada Jacobus Dwi Hartanto saat menyambangi Panti Asuhan At Taqwa di Meteseh, Tembalang, Kota Semarang.

Baca juga: Heboh Jemaah Haji Ditangkap Setelah Turun dari Pesawat, Ternyata Seorang Buronan

Baca juga: Alasan Simon Cowell Tidak Suka, Cakra Khan Ganti Lagu Make It Rain Jadi No Woman No Cry di AGT 2023

Baca juga: Jual Handphone Black Market, Warga Semarang Ini Bisa Raup Keuntungan Rp 15 Juta Tiap Bulan

Ada banyak program beasiswa yang bisa diambil, namun semangat belajar dalam diri harus selalu dipupuk.

Dalam kesempatan itu pria yang merupakan Wakil Bendahara Palang Merah Indonesia (PMI) pusat itu memberikan santunan kepada anak-anak di panti asuhan tersebut.

"Saya bisa ke tempat ini saja sudah suatu keberkahan. Anak yatim piatu itu tidak kurang suatu apapapun, hanya kurang perhatian saja," kata pria yang akrab disapa Om Jack, dalam keterangan tertulisnya.

Selain memberikan santunan, pihaknya berencana membantu kebutuhan pembangunan/perluasan gedung. Salah satu yang bakal diprioritaskan yakni bangunan yang diperuntukan untuk asrama.

Dia juga memotivasi anak-anak agar punya niatan kuat untuk mengenyam pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.

"Kami berpesan kepada anak-anak, agar belajar dengan rajin dan tekun. Generasi muda kita harus punya ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi," ujarnya.

Dia juga mengajak anak-anak pandai dalam hal berbahasa asing, khususnya Bahasa Inggris.

Karena itu, dia berencana mengirimkan dan membagikan buku bacaan Bahasa Inggris kepada anak-anak panti.

"Hal utama dan penting adalah pendidikan, apalagi sekarang banyak tersedia beasiswa untuk jenjang pendidikan tinggi sekalipun," sebutnya.

Baca juga: Cerita Karna Brata Lesmana Nyaleg DPR RI, Sosok Pengusaha Sahabat Bos Sido Muncul

Baca juga: Inilah Sosok Karna Brata Lesmana, Pengusaha Sahabat Bos Sido Muncul, Nyaleg DPR RI di Dapil Neraka

Baca juga: Inilah Sosok Karna Brata Lesmana, Pengusaha Sahabat Bos Sido Muncul, Nyaleg DPR RI di Dapil Neraka

Om Jack dan rombongannya diterima dengan hangat oleh pengurus dan anak-anak panti. Para pengurus, guru, ustaz dan anak-anak panti tersebut berkesempatan memanjatkan doa bersama.

Sementara itu, perintis panti asuhan tersebut, Abdurahim menyebut, jumlah penghuni panti sekitar 98 anak, baik putra maupun putri. Mereka dengan latar belakang yatim, piatu, yatim piatu dan duafa.

Mayoritas anak-anak panti berasal dari Semarang dan sekitarnya. Selebihnya berasal dari beberapa daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Mereka juga mengenyam pendidikan formal, ada yang jenjang SD hingga SMA sederajat. Kami tentu menyambut baik kunjungan ini dan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan," tuturnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved