Berita Bali
Siswi SMP di Bali Hilang 3 Hari, Dtemukan di Alun-alun Gianyar
Orang tua mana yang khawatir bila anak gadisnya tak ada kabar selama tiga hari karena tidak pulang ke rumah.
Ia saat itu langsung dijemput oleh petugas kepolisian.
"Jadi awalnya ada telpon dari Suherni, yang meminta sepupunya untuk menjemput di alun-alun Kota Gianyar," Senin (24/7/2023).
Mendapat informasi itu, petugas kepolisian langsung menuju alun-alun Kota Gianyar untuk memastikan informasi tersebut.
Petugas kepolisian lalu mendapati Ni Made Suhermi didapati berjalan kaki dari arah barat (Gianyar) menuju ke timur (Klungkung).
Saat dijemput polisi, siswi kelas VIII SMP tersebut sempat menangis.
Ia lalu ditenangkan oleh Bhabinkamtibmas Takmung, sehingga mau diantar untuk pulang ke rumahnya.
"Dari pengakuan anak itu (Suherni), ia selama 3 hari tidak pulang karena menginap di rumah temannya di Desa Tangkas," ungkap Kapolsek Dawan, Akp I Wayan Sujana.
Temannya dari Desa Tangkas itu, lalu menurunkan Suherni di Alun-alun Kota Gianyar.
"Dari pengakuannya (Suherni) tidak pulang ke rumahnya, karena takut dimarahi orangtuanya.
Tadi sudah saya lakukan juga pendekatan ke orangtuanya, untuk tidak memarahi Suherni atas kejadian ini."
"Paling penting, Suherni bisa pulang dalam keadaan sehat," ungkap I Wayan Sujana. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Menangis Saat Dijemput di Alun-Alun Gianyar, Suherni Tidak Pulang karena Takut Dimarahi Orangtuanya
Baca juga: Sosok Mbah Yuni Pendaki Tertua Asal Pekalongan Taklukkan Puncak Gunung Slamet di Usia 70 Tahun
Baca juga: FAKTA BARU Kasus Inses di Purwokerto : 5 Bayi Laki-laki & 2 Bayi Perempuan, Ini Cara Mereka Membunuh
Baca juga: Kabupaten Cilacap Kembali Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya
Baca juga: Penampakan Rumah Mewah nan Megah Pedangdut Cak Sodiq Monata, Bak Istana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Made-Suherni.jpg)