Berita Semarang
Pedagang Sebut Pasar Banyumanik Sepi Sejak Bangunan Baru
Tiga pedagang masih bertahan berjualan di Pasar Banyumanik dari seratusan lapak yang ada. Meski kondisi sepi
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tiga pedagang masih bertahan berjualan di Pasar Banyumanik dari seratusan lapak yang ada. Meski kondisi sepi, mereka tetap menempati lapak di pasar tersebut.
Pedagang sayur, Ponisem mengatakan, hanya ada tiga pedagang yang masih bertahan disini yaitu pedagang sayur, pedagang ikan, dan pedagang sembako.
Diakuinya, pembeli memang sedikit karena permukiman di wilayah pasar kini sudah banyak didatangi pedagang keliling.
"Mau bagaimana lagi, kami tetap disini. Ada langgangan meski tidak banyak," paparnya, Rabu (27/7/2023).
Ponisem mengungkapka , semula Pasar Banyimanik sempat ramai. Kondisi sepi terjadi usai pedagang ditata di bangunan baru. Para pedagang beralih jualan di rumah, ke pasar lain, dan ada yang berjualan keliling.
"Saya jualan disini lima tahun lebih. Sejak (pasar) jadi, (lapak) sudah milik orang-orang. Tahu sepi, tidak ada yang menempati," katanya.
Senada, pedagang ikan, Siti Aminah juga tdtap bertahan di Pasar Banyumanik dengan kondisi sepi. Dia berharap, pasar ini bisa kembali ramai. Pedagang kembali berjualan di pasar agar banyak masyarakat datang.
"Harapannya pedagang yang jualan banyak biar agak ramai. Nyatanya, kemarin ada sembako-sembako malah jualannya keliling," ucapnya. (eyf)
TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
Pasar Banyumanik kosong telah disegel Satpol PP Kota Semarang, Rabu (27/7/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pasar-Banyumanik-kosong.jpg)