Breaking News
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penambang Emas Banyumas Terjebak

Cerita Dramatis Penambang Emas Banyumas Nyaris Terjebak Air di Lubang Kedalaman 38 Meter

Cerita penambang emas di Banyumas yang nyaris terjebak di lubang galian sedalam puluhan meter hingga akhirnya berhasil selamat.

|
Editor: m nur huda
Ist. Basarnas Cilacap
Upaya evakuasi terhadap 8 orang penambang emas oleh tim SAR gabungan di Kawasan Pertambangan Emas Rakyat di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas. Kamis (27/7/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Cerita penambang emas di Banyumas yang nyaris terjebak di lubang galian sedalam puluhan meter hingga akhirnya berhasil selamat.

Adapun, saat ini tengah terjadi peristiwa penambang emas terjebak dalam lubang galian di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Sebelumnya, beberapa penambang pernah nyaris terjebak di lubang galian sedalam puluhan meter itu, karena ada kebocoran air yang tiba-tiba memenuhi lubang.

Saat itu mereka masih bisa menyelamatkan diri hingga dapat membagikan ceritanya.

Baca juga: Selain Tim Khusus Basarnas, Alat Berat Didatangkan untuk Evakuasi 8 Penambang di Ajibarang

Baca juga: Potret Lubang Tambang Emas Penuh Air, Mukjizat Tuhan 8 Penambang di Banyumas Bisa Bertahan Hidup

Kondisi Tambang Emas Ilegal di Banyumas yang tergenang air
Kondisi Tambang Emas Ilegal di Banyumas yang tergenang air (istimewa)

Salah satu penambang emas, Darkim (44)-bukan nama sebenarnya- mengatakan, air memang menjadi ancaman bagi setiap penambang.

Di kedalaman tertentu memang selalu digenangi air.

Menurut Darkim, beberapa kali juga ada lubang yang terendam air, bahkan hingga seminggu.

Namun tidak ada pekerja yang sedang menambang. Untuk itu, penambang harus selalu mengoperasikan pompa air secara non-stop.

"Tapi kalau ada pemadaman listrik bisa seminggu baru kering, itu juga tidak bisa kering total," kata Darkim di sekitar lokasi kejadian, Kamis (27/7/2023).

Warga Desa Pancurendang ini mengisahkan, bersama beberapa rekannya beberapa tahun lalu sempat nyaris terjebak di kedalaman 38 meter.

"Pernah di kedalaman sekitar 35 meter air jebol, posisinya di atas saya. Begitu (teman) yang di atas melihat, saya langsung menyelamatkan diri," kisah pria yang menambang sejak 2014 ini.

Darkim saat itu memiliki cukup banyak waktu untuk sampai ke mulut sumur sebelum air membanjiri area tambang. Seluruh anggota tim yang berjumlah 10 orang selamat.

"Diameter lubangnya paling satu jari, tapi tekanan cukup kencang. Untuk menyelamatkan diri sekitar 5 menit, karena naiknya air pelan," ujar Darkim.

Upaya evakuasi terhadap 8 orang penambang emas oleh tim SAR gabungan di Kawasan Pertambangan Emas Rakyat di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas. Kamis (27/7/2023).
Upaya evakuasi terhadap 8 orang penambang emas oleh tim SAR gabungan di Kawasan Pertambangan Emas Rakyat di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas. Kamis (27/7/2023). (Ist. Basarnas Cilacap)

Namun kali ini, Darkim menduga air yang menggenangi delapan pekerja ini datang lebih cepat dengan debit yang besar. "Baru kali ini, ini air dari mana," heran Darkim.

Diberitakan sebelumnya, delapan penambang terjebak di lubang galian sejak Selasa (25/7/2023).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved