Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

kominfo kota pekalongan

Warga Sokoduwet Pekalongan Belajar Olah Sampah Organik dan Anorganik

Kecamatan Pekalongan Selatan menyelenggarakan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat untuk mengurangi sampah di TPA Degayu Pekalongan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
Dok Kominfo Kota Pekalongan
Kecamatan Pekalongan Selatan menyelenggarakan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kelurahan Soko Duwet, Senin (7/8/2023) malam 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dalam rangka mendukung pengurangan sampah yang diangkut dan ditimbun di TPA Degayu Pekalongan, Kecamatan Pekalongan Selatan menyelenggarakan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kelurahan Soko Duwet, Senin (7/8/2023) malam

Camat Pekalongan Selatan, Rusmani Budiharjo mengatakan, sosialisasi mengenai pengelolaan sampah dengan kelompok tani ini diharapkan bisa mengurangi TPA yang overload.

Baca juga: Abidzar Al Ghifari Murka, Sebut Oklin Fia Hina Agama Islam di Video Viral 15 Detik: Jualan Lo Sampah

"Acaranya dikemas dalam acara ngobrol santai bertempat di lokasi yang sebelumnya dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat sebagai tempat pembuangan sampah, yang kemudian dikelola oleh kelompok Tani Jaya sebagai lokasi budidaya tanaman sayuran dengan model hidroponik di Kelurahan Sokoduwet," kata Camat Pekalongan Selatan, Rusmani Budiharjo, Selasa (8/8/2023).

Budiharjo berharap, tumbuh kesadaran masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi aktif dalam mengelola sampah sejak dari rumah tangga, melalui pilah sampah anorganik yang masih bernilai untuk ditabung di bank sampah.

Kecamatan Pekalongan Selatan menyelenggarakan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat 2
Kecamatan Pekalongan Selatan menyelenggarakan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kelurahan Soko Duwet, Senin (7/8/2023) malam

Kemudian, sampah organik yang diolah menjadi kompos guna mendukung program KRPL dan pemanfaatan sampah organik untuk budidaya maggot.

"Kami berharap, sampah di Kelurahan Sokoduwet bisa dikelola dan dipilih dengan baik. Baik itu sampah organik, maupun anorganik. Kemudian, diharapkan bisa mengurangi sampah TPA yang overlad," imbuhnya.

Baca juga: Warga Protes Pengelolaan TPA Sukosari Karanganyar, Dinas Kirim 2 Alat Berat Ratakan Gunungan Sampah

Rusmani bersyukur sudah ada pemberian materi atau tular ilmu dari Abdul Mukti selaku Direktur Bank Sampah Pekalongan mengenai cara budidaya maggot.

"Maggot bisa menjadi pakan ternak, untuk mengurangi biaya produksi ternak lele dan ayam."

"Semoga, bisa menginspirasi teman-teman guna memanfaatkan sampah untuk pakan ternak seperti yang sudah dilakukan di Kelompok Tani Jaya. Selain itu, semoga sampah di Kelurahan Sokoduwet bisa dikelola dengan baik," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved