Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Delapan Insan Pendidikan di Kota Pekalongan Raih Penghargaan PMM Terbaik

Delapan insan pendidikan yang merupakan para kepala sekolah dan guru, di sejumlah sekolah penggerak di Kota Pekalongan mendapatkan apresiasi.

istimewa
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menyerahkan penghargaan platform merdeka mengajar (PMM) yang digagas oleh Kemendikbudristek RI, kepada para kepala sekolah dan guru. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Delapan insan pendidikan yang merupakan para kepala sekolah dan guru, di sejumlah sekolah penggerak di Kota Pekalongan mendapatkan apresiasi dari Dinas Pendidikan Kota Pekalongan berupa, penghargaan platform merdeka mengajar (PMM) yang digagas oleh Kemendikbudristek RI.

Adapun mereka yang mendapatkan yakni kepala sekolah dari KB Anggrek Landungsari, TK Arridlwaniyah, SD Negeri Medono 3, dan SMP Negeri 3 Pekalongan. Sementara, untuk guru terbaik yang tinggi mengakses PMM adalah Afrilia Kartika Sarry (KB Mahardika), Fatchunnadiyah (TK ABA Pesindon), Triyono (SDN Karangmalang), dan Sri Rahayu (SMP Negeri 8 Pekalongan).

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, didampingi Bunda PAUD, Inggit Soraya, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Zaenul Hakim, di Hotel Howard Johnson Pekalongan.

Wali Kota Pekalongan yang akrab disapa Mas Aaf mengungkapkan, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan berupaya meningkatkan penggunaan PMM. Upayanya, agar platform tersebut sukses dilaksanakan yaitu dengan koordinasi, komunikasi, dan komitmen.

"Dindik menugaskan kepada sekolah penggerak untuk selalu mengawal, mendampingi kegiatan para guru di Sekolah-sekolah dalam belajar melalui PMM sampai tahapan unggah aksi nyata sampai lulus," kata Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, Selasa (15/8/2023).

Menurutnya, penghargaan yang diberikan kepada para insan pendidik diharapkan ini penting dilakukan, supaya yang sudah menerima lebih semangat lagi dalam mengakses dan mendalami PMM.

Kegiatan ini tentunya dapat membantu guru dalam mendapatkan referensi, inspirasi, dan pemahaman dalam tentang Kurikulum Merdeka.

"Yang belum menerima mudah-mudahan bisa termotivasi untuk mendapatkan penghargaan serupa," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Zaenul Hakim mengucapkan selamat atas diberikannya penghargaan kepada 8 insan pendidikan sebagai pengguna PMM terbaik.

Zaenul menilai, pentingnya memahami dan mengimplementasikan kurikulum merdeka dan platform merdeka mengajar, serta merdeka belajar.

"Dengan pemahaman dan pengetahuan tersebut, diharapkan kepala sekolah dapat melaksanakan penyusunan kurikulum merdeka dengan baik dan guru-guru juga memahami dan dapat mengetahui atau menyusun capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran, modul ajar, dan konten," katanya. (Dro)

 

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved