Berita Jepara
Sosok Awang Budi Setiawan, Petani Milenial Yang Budi Daya Melon Premium di Jepara
Awang Budi Setiawan (28) mengembangkan budi daya melon premium di desanya di Sidigede, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Lebih setengah tahun ini Awang Budi Setiawan (28) mengembangkan budi daya melon premium di desanya di Sidigede, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara.
Awal Januari 2023 lalu, ia mulai becocok tanam bibit buah-buhan ini di lahan seluas 1.100 meter per segi.
Semua lahan itu ditanam bibit tanaman tiga jenis melon, yakni melon Inthanon dari Belanda, melon Sakata dari Jepang, dan melon sweetnet dari Thailand.
Baca juga: Maling Apes di Kudus Hendak Ambil Gas Melon Malah Tinggalkan Motor Kesayangan
Secara keseluruhan di green house miliknya terdapat 2.159 lubang tanam bibit melon.
Dia mengutarakan sistem penanaman ini tidak dengan cara konvensional.
Ia menggunakan sistem penanaman irigasi tetes yang modern.
Hasilnya sangat mendukung untuk budi daya melon preimium.
Menurutnya, kualitas melon yang ia tanam ini setara dengan melon-melon yang diekspor dan yang dijual di supermarket.
“Melon ini segmentasi pasarnya memang beda, tapi sangat sangat disukai banyak orang,” kata Awang, saat ditemui tribunmuria.com, Kamis (24/8/2023).
Untuk mengenalkan melon premium ini ke Masyarakat luas, saat ini ia fokus mengembangkan wisata petik melon di green house miliknya.
Pengunjung bisa datang ke green house kemudian bisa melihat-lihat melon yang disukai lalu bisa langsung dipetik.
Setelah itu bisa langsung dicicipi di tempat.
Tak hanya itu, kata dia, pengunjung bisa berfoto-foto di area green house.
Pengunjung, lanjutnya, bisa membeli melon sesuai minat atau bujetnya.
Karena tiga melon itu memiliki harga yang berbeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Petani-milenial-saat-menunjukkan-melon-premium-di-Jepara.jpg)