Berita Video
Video Indeks Kualitas Udara di Semarang Kategori Sedang, Hati-Hati Kelompok Sensitif
Kualitas udara beberapa wilayah di Semarang masih berada di angka 50 atau masih tergolong baik dengan kategori warna hijau.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Tim Video Editor
Berikut ini videeo indeks kualitas udara di Semarang kategori sedang, hati-Hati kelompok sensitif.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kualitas udara di Kota Semarang masuk kategori sedang berdasarkan index quality air atau indeks kualitas udara.
Dinkes Kota Semarang mengimbau masyarakat berhati-hati terutama kelompok sensitif.
Kepala Dinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, kualitas udara beberapa wilayah di Semarang masih berada di angka 50 atau masih tergolong baik dengan kategori warna hijau.
Misalnya di Kecamatan Mijen dan Gunungpati.
Ada pula daerah sudah masuk sedang dalam rentang angka 50 - 100.
Namun, ada wilayah yang masuk kategori oranye dengan angka di atas 100.
Ini merupakan daerah sensitif bagi masyarakat rentan.
"Di atas 100, sentisitif terhadap seseorang yang mempunyai kerentanan, anak-anak, orang dengan asma atau paru," paparnya kepada Tribunjateng.com, Senin (28/8/2023).
Menurutnya, daerah dengan penghijauan tentu kualitas udara masih terjaga.
Sedangkan, daerah dengan banyak aktivitas kendaraan bermotor maupun industri, kualitas udara bisa di atas 100.
Dia pun menyarankan masyarakat bisa memakai transportasi massal untuk mengurangi polusi udara di Kota Semarang.
Di sisi lain, Organda juga diharapkan bisa mematuhi standar kalayakan armada dalam pemenuhan transportasi massal.
"Kalau tidak sesuai emisi ya tidak usah dipakai."
"Kalau rumah dekat jalan kaki saja."